WartaKota/

Pemprov Banten Percepat Pembangunan dengan Mengumumkan Tender Proyek 2018

Pemprov Banten segera mengumumkan lelang program 2018 guna mempercepat pembangunan

Pemprov Banten Percepat Pembangunan dengan Mengumumkan Tender Proyek 2018
Kompas TV
Gubernur Banten Wahidin Halim. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG - Pemprov Banten segera mengumumkan lelang program 2018 guna mempercepat pembangunan.

Hal itu disampaikan Gubernur Banten Wahidin Halim usai memimpin rapat rutin awal bulan di Aula Bappeda Banten, Senin (4/12/2017).

Meski begitu masih ada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum memasukkan programnya ke dalam sistem informasi pembangunan.

Gubernur Banten Wahidin Halim usai memimpin rapat rutin awal bulan di Aula Bappeda Banten, Senin (4/12/2017).
Gubernur Banten Wahidin Halim usai memimpin rapat rutin awal bulan di Aula Bappeda Banten, Senin (4/12/2017). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

"Masih ada yang manual, sekarang ditunggu mudah-mudahan bisa masuk semua. Karena terkait pelelangan itu harus sudah kami umumkan bulan ini," ujar pria yang akrab disapa WH ini.

Menurutnya, Pemprov Banten juga akan berhitung agar dapat mempercepat pembangunan. "Bulan ini mulai pengumumannya, setelah lelang, Maret sampai April 2018 sudah dimulai pembangunannya," ucapnya.

Mengenai perusahaan yang kinerjanya kurang, WH menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi.

"Kami akan lihat, besok kita keliling," ungkap Wahidin Halim seraya mengatakan jika dirinya telah memberikan intruksi kepada seluruh OPD semua program harus beres pada Desember ini.

Sementara itu Kepala Biro Asministrasi Pembangunan (Adpem) Banten, Mahdani menambahkan saat ini jajarannya sedang menyiapkan sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP).

"Ini SIRUP lagi disiapkan," beber Mahdani.

Gubernur Banten Wahidin Halim saat memimpin rapat rutin awal bulan di Aula Bappeda Banten, Senin (4/12/2017).
Gubernur Banten Wahidin Halim saat memimpin rapat rutin awal bulan di Aula Bappeda Banten, Senin (4/12/2017). (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Terkait kinerja ULP yang dinilai kurang optimal karena personel, ia mengklaim ULP Banten terbanyak ke-2 setelah DKI Jakarta.

"Kalau melihat Provinsi lain, kami nomor dua setelah DKI. Ada 37 orang. Hasil diklat kemarin, kompetensi kan lulus semua. Kalau diklat terakhir kita minta dari OPD untuk perkuat pejabat pengadaan," paparnya. (*)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help