WartaKota/

Polsek Pondokgede Amankan Delapan Remaja Terduga Pengeroyok Dua Polisi

"Mereka masih kita interogasi untuk mengungkap dalang tawuran ini, termasuk pengeroyok anggota," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Pondokgede

Polsek Pondokgede Amankan Delapan Remaja Terduga Pengeroyok Dua Polisi
Warta Kota
Ilustrasi 

WARTA KOTA, BEKASI -- Kepolisian Sektor Pondokgede mengamankan delapan remaja yang terlibat tawuran hingga mengakibatkan dua personel polisi setempat terluka pada Minggu (3/12) dini hari.

Sampai Minggu (3/12) siang, delapan remaja itu masih diinterogasi penyidik.

Baca: Dua Anggota Polsek Pondokgede Dibacok Remaja

"Mereka masih kita interogasi untuk mengungkap dalang tawuran ini, termasuk pengeroyok anggota," kata Kepala Unit Reskrim Polsek Pondokgede AKP Dimas Satya Wicaksana.

Dua anggota Kepolisian Sektor Pondokgede, Kota Bekasi dikeroyok sejumlah remaja bersenjata tajam di Jalan Raya Jatimakmur, Pondokgede, Minggu (3/12) pukul 03.30.

Korban, Iptu P. Anjang (50) dan Bripka Slamet Aji (53) mengalami luka yang cukup parah di bagian betis akibat dibacok pelaku.

Dimas mengatakan, delapan remaja itu masih berkelit di hadapan penyidik. Mereka membantah ikut melukai kedua korban sampai masuk ke RS Mas Mitra Jatimakmur.

Namun berdasarkan pemeriksaan sementara, korban diduga dikeroyok oleh enam remaja bersenjata tajam dan tumpul.

"Kedua kelompok itu memang sering tawuran. Padahal petugas sudah disiagakan untuk patroli di sana," jelas Dimas.

Selain mengamankan delapan remaja itu, kata Dimas, polisi menyita barang bukti berupa sebilah celurit beserta sarungnya.

Kepada polisi, mereka tidak mengetahui pemilik senjata itu karena ditemukan polisi di jalanan dekat lokasi.

"Belum ada penetapan tersangka, mereka masih saksi. Barang bukti dan keterangan masih kita kumpulkan," katanya.

Apabila terbukti bersalah, mereka bakal dijerat Pasal 170 KUHP ayat 1 tentang pengeroyokan dengan hukuman penjara di atas lima tahun. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help