WartaKota/

Para Pengeroyok Polisi di Pondokgede Berbagi Peran, Bahkan Ada yang 'Betugas' Merekam

Ternyata mereka berbagai peran dalam pengeroyokan itu. Bahkan ada yang "bertugas" melakukan perekaman sambil memukuli polisi.

WARTA KOTA, BEKASI -- Kepolisian Sektor Pondokgede terus menggali keterangan delapan pemuda yang dibekuk polisi karena terlibat tawuran di Jalan Jatimakmur, Pondokgede, Kota Bekasi pada Minggu (3/12) dini hari sekaligus melakukan pemgeroyokan terhadap dua personel polisi.

Ternyata dalam melakukan aksinya mereka berbagai peran dengan akibat dua polisi polsek setempat, Iptu P. Anjang dan Bripka Slamet Aji, mengalami luka bacok pada bagian betis dan tangan.‎ Bahkan ada yang "bertugas" melakukan perekaman sambil memukuli.

Dari data yang diperoleh pihak Polsek Pondokgede, tujuh dari delapan pemuda yang telah ditangkap itu berinisial F (20), I (20), AS (16), H (20), AO (20), R (14), IR (16). Seorang lagi belum diketahui identitasnya.

Kepala Unit Reskrim Polsek Pondokgede AKP Dimas Satya Wicaksana mengatakan, saat pengeroyokan terjadi, F diduga membacok lengan Bripka Slamet Aji hingga mengalami luka cukup parah.

Lalu I dan H menimpuk korban menggunakan pecahan batu batako ke bagian badan dan kepala serta memukul sang polisi dengan menggunakan tangan kosong.

Sementara AO merekam aksi brutal mereka dengan menggunakan ponsel seaya memukul dengan tangan kosong. Kemudian pelaku R dan IR berperan menjaga sepeda motor rekan-rekannya saat pengoroyokan terjadi.

“Kami masih melakukan pengejaran atas pelaku pembacokan terhadap kedua korban. Berdasarkan informasi masih ada yang lolos,” kata Dimas di Mapolsek Pondokgede, Minggu (3/12/2017).

Selain memebekuk pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah celurit beserta sarungnya.
Menurut Dimas, atas kejahatan yang mereka lakukan, para pelaku akan dijerat Pasa 170 KUHP ayat 1 tentang pengeroyokan yng mengakibatkan korban luka dengan hukuman penjara di atas lima tahun.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: YB Willy Pramudya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help