Anggota TNI yang Nyambi Ngojek ini Dikeroyok 20-an Orang, Nyaris Ditembak dengan Airsoft Gun

Sedang mengojek, Serma Mangatas jadi sasaran pengeroyokan dan nyaris terkena peluru airsoft gun di pintu masuk Gerbang Tol Bekasi Timur.

Anggota TNI yang Nyambi Ngojek ini Dikeroyok 20-an Orang, Nyaris Ditembak dengan Airsoft Gun
Tribun Bogor
Ilustrasi 

Petugas berhasil membekuk Juliantono tanpa mendapat perlawanan.

Kepada polisi, tersangka mengaku nekat menyerang korban karena kesal atas rekannya.

Sebelum pengeroyokan terjadi, Juliantono berkelahi dengan salah satu tukang ojek bernama Ferry.

"Saat berkelahi, pelaku Juliantono kalah dan memanggil teman-temannya untuk meminta bantuan," ujar Erna.

Sekitar 15 menit kemudian, kata Erna, puluhan rekan Juliantono tiba di lokasi.

Mereka kemudian menyerang tukang ojek setempat secara brutal.

"Korban sebetulnya salah sasaran, karena saat kejadian dia sedang duduk di atas sepeda motor," jelas Erna.

Selain mengamankan Juliantono, polisi juga menyita barang bukti berupa sepucuk senjata air softgun jenis FN dan sebilah celurit milik tersangka.

Hingga Minggu (3/12) sore, polisi masih mengejar pelaku pengeroyokan lainnya.

Jika tertangkap, mereka akan dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan korban luka dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.

Untuk kepentingan penyidikan, Mangatas menjalani pemeriksaan medis untuk memperoleh hasil visum.

"Korban Mangatas bekerja sebagai anggota TU Kodim 0507 Bekasi," jelasnya.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor:
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved