Delapan Pemuda Dibekuk Saat Asyik Pesta Tembakau Gorila, Satu Orang Sempat Menantang Polisi Duel

Sebanyak delapan pemuda diamankan Tim Jaguar Polresta Depok dari sisi Jalan Nusantara, Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok, Sabtu (2/12/2017) dini hari.

Delapan Pemuda Dibekuk Saat Asyik Pesta Tembakau Gorila, Satu Orang Sempat Menantang Polisi Duel
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Delapan pemuda diamankan Tim Jaguar Polresta Depok dari sisi Jalan Nusantara, Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok, Sabtu (2/12/2017) dini hari, saat tengah asyik berpesta tembakau gorila. 

WARTA KOTA, DEPOK - Sebanyak delapan pemuda diamankan Tim Jaguar Polresta Depok dari sisi Jalan Nusantara, Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok, Sabtu (2/12/2017) dini hari.

Mereka didapati tengah asyik berpesta narkoba jenis ganja sintetis berupa tembakau gorila. Saat akan dibekuk, salah satu pemuda sempat menantang duel petugas.

Namun, ia akhirnya menyerah saat mengetahui yang dihadapinya adalah barisan polisi bersenjata lengkap.

Baca: Hati-hati! Pencurian Bermodus Kempis Ban Marak Lagi

Komandan Tim Jaguar Polresta Depok Inspektur Satu Winam Agus menuturkan, dibekuknya delapan pemuda yang berpesta ganja sintetis berupa tembakau gorila ini, berawal dari laporan warga yang resah dengan ulah mereka.

"Seorang di antara mereka sempat menantang duel petugas. Namun bisa kami amankan segera kedelapan pemuda tersebut," kata Winam, Sabtu pagi.

Dari tangan mereka, lanjut Winam, didapati tiga paket tembakau gorila dalan plastik bening, dua linting tembakau gorila siap isap, dan beberapa butir pil yang diduga obat penenang.

Delapan pemuda diamankan Tim Jaguar Polresta Depok dari sisi Jalan Nusantara, Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok, Sabtu (2/12/2017) dini hari, saat tengah asyik berpesta tembakau gorila.
Delapan pemuda diamankan Tim Jaguar Polresta Depok dari sisi Jalan Nusantara, Depok Jaya, Pancoran Mas, Depok, Sabtu (2/12/2017) dini hari, saat tengah asyik berpesta tembakau gorila. (WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU)

"Semuanya kami amankan dan kami serahkan ke Satnarkoba Polresta Depok untuk didalami," ujar Winam.

Menurutnya, dari keterangan salah satu pemuda, yakni Yuda Prasetya (29), mereka membeli tembakau gorila itu melalui situs online di media sosial, seharga Rp 300 ribu per paket. (*)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help