WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Survei LSI: Ferry Juliantono Akan Bertemu Ganjar Dalam Pilkada Jateng

Jelang Pilkada Jawa Tengah pada tahun 2018 mendatang, Lembaga Survei Indonesia (LSI) telah memetakan sejumlah kandidat unggulan.

Survei LSI: Ferry Juliantono Akan Bertemu Ganjar Dalam Pilkada Jateng
Warta Kota/Dwi Rizki
Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, dalam diskusi 'Peta Dukungan Publik Jawa Tengah Pada Pilkada 2018' yang diselenggarakan oleh Com 325 di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Jelang Pilkada Jawa Tengah pada tahun 2018 mendatang, Lembaga Survei Indonesia (LSI) telah memetakan sejumlah kandidat unggulan.

Dalam survei hingga November 2017, elektabilitas Ferry Juliantono berhasil menempati posisi kedua setelah Gubernur Jawa Tengah Petahana, Ganjar Pranowo serta mantan Menteri ESDM, Sudirman Said.

Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah. Sehingga menurutnya, Ferry dinilai mampu menjadi lawan tanding petahana. Meski jarak angkanya masih jauh, tapi dengan pesan program yang tepat dan melakukan sosialisasi dengan sisa waktu yang ada dapat menaikan elektabilitasnya.

Kesimpulannya tersebut ditunjukkan dari tingkat kesukaan responden terhadap Ferry.

Politisi Partai Gerindra itu memiliki nilai yang cukup tinggi, sehingga apabila tingkat pengenalannya dilakukan maksimal akan berdampak signifikan dalam menghadapi petahana.

Elektabilitas Fery pun akan melejit katanya, apabila Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak mengusung petahana, maka peluang Ferry menjadi lebih tinggi.

"Angkanya (hasil survei elektabilitas Ferry) memang tidak begitu besar, tapi bisa saja dimaksimalkan," paparnya dalam diskusi 'Peta Dukungan Publik Jawa Tengah Pada Pilkada 2018' yang diselenggarakan oleh Com 325 di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2017).

Selain itu survei LSI tersebut menyatakan Wakil Ketua Umum Gerindra itu mampu menyelesaikan masalah yang ada dengan presentase 30,8 persen dibandingkan petahana yang hanya memperoleh nilai sebesar 9,9 persen.

Permasalahan tersebut berkutat pada pengentasan kemiskininan, lapangan kerja, dan pendidikan.

Selanjutnya, dari survei terlihat harapan masyarakat memiliki pemimpin baru di Jawa Tengah cukup tinggi dengan tren menginginkan pemimpin yang bebas dari korupsi.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help