Proyek Turap Kali yang Sebabkan Pekerja Tewas, Bukan Proyek Pemkot Depok

"Itu bukan proyek Dinas PUPR atau Pemkot Depok. Tapi pengerjaan yang dilakukan developer di sana, untuk memperbaiki turap Kali Mampang,

WARTA KOTA, DEPOK -- Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Citra Indah Yulianti menuturkan bahwa pekerja yang tewas tertimpa tembok turap yang ambruk karena longsor di Jalan Raya Sawangan, Depok, Kamis (30/11/2017) pagi, dipastikan bukan tengah mengerjakaan proyek Dinas PUPR Depok atau Pemkot Depok.

Meskipun yang dilakukan pekerja di sana, adalah perbaikan turap Kali Mampang.

"Itu bukan proyek Dinas PUPR atau Pemkot Depok. Tapi pengerjaan yang dilakukan developer di sana, untuk memperbaiki turap Kali Mampang," kata Citra kepada Warta Kota, Kamis malam.

Citra menduga pihak developer ingin memperbaiki turap kali di sana. Namun naas, tanah di sana longsor, sehingga turap ambruk menimpa pekerja dan satu orang pekerja tewas. "Sepertinya mereka ingin perbaiki turap kali itu. Yang jelas itu bukan proyek Dinas PUPR," kata Citra.

Seperti diketahui akibat tertimpa tembok batu yang runtuh atau ambruk, seorang pekerja atas nama Pangkir (40) asal Wonotunggal, Jawa Tengah, tewas dengan luka berat di kepala, Kamis (30/11/2017) siang, di Jalan Raya Sawangan, Gang Mampang Indah 2, RT 01/13, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok Yayan Aryanto menuturkan pihaknya menerima laporan adanya peristiwa itu Kamis sekira pukul 09.30.

"Sembilan anggota kami langsung turun ke lokasi dan dibantu warga melakukan evakuasi terhadap korban," kata Yayan kepada Warta Kota, Kamis malam.

Menurutnya korban atas nama Pangkir, mengalami luka berat di kepala dan tubuhnya, karena tertimpa reruntuhan tembok batu. "Korban langsung dilarikan ke RS Permata Sawangan," kata Yayan.

Ia mengatakan korban sempat dirawat beberapa saat di rumah sakit, sebelum akhirnya meninggal dunia. "Korban meninggal dunia saat dalam perawatan di rumah sakit," kata Yayan.

Kapolsek Pancoran Mas Komisaris Roni Wowor menuturkan pihaknya sudah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian untuk menyelidiki kasus ini.

Menurutnya keluarga korban telah dihubungi dan akan membawa jenasah korban dari Depok ke kampung halamannya di Wonotunggal, Jawa Tengah.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help