Polisi Gagalkan Aksi Penyelundupan Empat Kontainer Kosmetik Ilegal di Pelabuhan Tanjungpriok

Kepolisian Pelabuhan Tanjungpriok bersama Bea Cukai menggagalkan penyelundupan empat kontainer kosmetik ilegal.

Polisi Gagalkan Aksi Penyelundupan Empat Kontainer Kosmetik Ilegal di Pelabuhan Tanjungpriok
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjungpriok bersama Bea Cukai menggagalkan penyelundupan empat kontainer kosmetik ilegal di Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara, Jumat (1/12). Gambar menunjukkan sebagian kosmetik ilegal dalam kemasan yang hendak diselundupkan setelah disita polisi. 

WARTA KOTA, TANJUNGPRIOK -- Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjungpriok bersama Bea Cukai menggagalkan penyelundupan empat kontainer kosmetik ilegal di Pelabuhan Tanjungpriok, Jakarta Utara, Jumat (1/12).

Menurut polisi, kosmetik tanpa surat izin itu rencananya akan disebarkan ke sejumlah wilayah di Jakarta dan sekitarnya.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjungpriok AKP Dedi menjelaskan, pengungkapan tersebut berawal dari kecurigaan timnya saat mengendus adanya kosmetik tanpa surat izin yang masuk ke Pelabuhan Tanjungpriok.

"Laporan dari pihak Bea Cukai menyebutkan adanya temuan kosmetik tanpa surat izin atau ilegal. Kenapa ilegal? Karena kemasan yang ada pada surat keterangan tidak sesuai dengan temuan anggota di lapangan," ujar Dedi, Jumat (1/12).

Ia menambahkan, empat kontainer kosmetik ilegal tersebut berasal dari Pontianak yang dibawa ke Tanjung Priok dengan menggunakan Kapal Tasik Mas. Petugas di lapangan langsung mengamankan keempat kontainer itu.

"Jika keterangan awalnya benar, petugas juga tidak akan curiga. Tapi dalam bungkusan ini malah ada kosmetik yang izin edarnya belum dikeluarkan oleh BPOM," ungkapnya.

Menurut Dedi, petugas sedang melakukan pemeriksaan lanjut atas empat kontainer kosmetik ilegal itu. Hal yang tengah didalami, kata Dedi, adalah kepemilikan sebenarnya barang-barang tersebut.

"Kepemilikan barang ini masih kami dalami. Untungnya tidak sampai beredar di masyarakat karena belum teruji kualitasnya yang bisa saja mengganggu kesehatan," tuturnya.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni
TEGU 6819114/40 feet berisikan kain sprai yang dibungkus karung.
TEGU 6822123/40 feet berisikan arang batok kelapa yang dibungkus karung.
TEGU 6827629/40 feet berisikan kain sprai dibungkus dalam karung.
TRLU 9642061/20 feet berisikan oil for skin dengan merek Astringent yang dibungkus dalam kardus. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved