Pemicu Tawuran di Kaliabang Bekasi Cuma Gara-gara Postingan Celurit

Postingan itu, kata Sentot, dianggap kelompok Kampung Simbang sebagai tantangan tawuran.

Pemicu Tawuran di Kaliabang Bekasi Cuma Gara-gara Postingan Celurit
Tribunnews.com
Ilustrasi 

WARTA KOTA, BEKASI -- Kepolisian Sektor Bekasi Utara mengantongi motif tawuran yang terjadi antara Kampung Lokomotif dan Kampung Simbang di Kaliabang Tengah pada Senin (27/11) dini hari lalu.

Motifnya pun sepele, namun berujung pada kematian salah seorang warga Kampung Lokomotif.

Kepala Unit Reskrim Polsek Bekasi Utara, Iptu Sentot Trihandoko mengatakan, awalnya kelompok dari Kampung Lokomotif memajang sebuah foto celurit di media sosial Facebook.

Postingan itu, kata Sentot, dianggap kelompok Kampung Simbang sebagai tantangan tawuran.

Keduanya kemudian saling ejek di jejaring sosial Facebook hingga sepakat untuk bertemu untuk berkelahi.

Kedua kelompok tersebut janjian bertemu di depan toko modern, di Kaliabang Tengah pada Senin (27/11) sekitar pukul 01.00," kata Sentot pada Jumat (1/12).

Setibanya di sana, kata Sentot, rupanya kelompok Kampung Simbang telah dibekali senjata tajam.

Kelompok Kampung Lokomotif berusaha mundur, namun keburu dikeroyok oleh para pelaku.

Akibatnya, Reza Apriansyah (18), remaja asal Kampung Lokomotif tewas setibanya di rumah sakit.

Sedangkan tiga rekannya Akbarudin (23), Hafiz Khotami (19) dan Elvin Hidayat (22) masih mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Ananda.

Atas laporan itu, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Dari tujuh tersangka yang diidentifikasi, polisi berhasil mengamankan RK dan MB di wilayah setempat.

Sedangkan lima tersangka lainnya berinisial NK, MK, MR, AP dan D masih diburu polisi.

Akibat perbuatannya, tersangka bakal dijerat Pasal 170 KUHP ayat 2 tentang pengeroyokan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang dengan hukuman penjara di atas lima tahun.

"Selain mengamankan tersangka, penyidik juga menyita barang bukti berupa sebilah celurit, satu sweater dan sebuah celana panjang blue jeans yang terdapat noda darah," ujarnya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved