Bandara Lombok Ditutup, Penerbangan Kembali ke Bali

etelah sempat dibuka kemarin, Kamis (30/11/2017) Ditjen Perhubungan Udara kembali mengistruksikan penutupan Bandara Internasional Lombok.

Bandara Lombok Ditutup, Penerbangan Kembali ke Bali
TRIBUN BALI/I NYOMAN MAHAYASA
Aktivitas erupsi Gunung Agung terpantau dari Karangasem, Bali, Selasa (28/11/2017). Gunung Agung terus menunjukkan peningkatan aktivitas vulkaniknya setelah meletus pertama kalinya pada Selasa 21 Novemver 2017 lalu, sejak terakhir meletus pada tahun 1963 silam. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Setelah sempat dibuka kemarin, hari ini Kamis (30/11/2017) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara kembali mengistruksikan penutupan Bandara Internasional Lombok.

Pengumuman tersebut tertuang dalam NOTAM B8909/17 untuk seluruh maskapai di Indonesia terkait penutupan Bandara Internasional Lombok. Dari siaran pers yang diterima KompasTravel, Kamis (30/11/2017,) penutupan dilakukan mulai pukul 10.37 Wita sampai dengan pukul 00.00 Wita.

"Penutupan terkait dengan dampak langsung volcanic ash Gunung Agung di Bali," ujar Israwadi, Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero).

Baca juga : Buktikan Bali Aman, Para Turis Selfie Berlatar Gunung Agung

Ia menambahkan penutupan Bandara Internasional Lombok dilakukan setelah dilaksanakannya rapat kordinasi dengan Otoritas Bandara Wilayah IV, Airlines, Ground Handling, Airnav Indonesia, serta BMKG hari ini.

Dari data VAAC, plotting ASHTAM 30 November 2017 pukul 08.00 WIB menunjukkan sebaran abu vulkanik Gunung Agung mengarah ke arah selatan dan tenggara.

Dengan kecepatan sebesar 10 knot dan ketinggian mencapai 210 kaki dari permukaan laut.

"Kami pastinya sudah siap mengantisipasi atas penutupan kembali Bandara Lombok International Airport sesuai dengan Standard Operating Procedure," terang Israwadi.

Baca juga : 5 Destinasi di Bali yang Aman dari Dampak Letusan Gunung Agung

Masyarakat maupun para calon penumpang dapat melakukan komunikasi ke kontak Resmi PT Angkasa Pura I (Persero), dan yang berwenang lainnya.

Halaman
12
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help