WartaKota/

Waduh, Bekasi Masih Kekurangan Ratusan Ruang Belajar Murid

Pemerintah Kota Bekasi masih kekurangan 713 ruang kelas untuk murid SDN dan SMPN di wilayah setempat.

Waduh, Bekasi Masih Kekurangan Ratusan Ruang Belajar Murid
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Puluhan siswa kelas V SDN Margajaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi terpaksa belajar sambil lesehan karena tak di sekolahnya tak dilengkapi kursi dan bangku, Senin (15/2/2016) pagi. Peristiwa ini sudah mereka alami sejak dua tahun terakhir. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Pemerintah Kota Bekasi masih kekurangan 713 ruang kelas untuk murid SDN dan SMPN di wilayah setempat.

Akibatnya, ribuan siswa yang belum mendapat ruang terpaksa merger atau gabung dengan sekolah negeri lain.

"Tahun ini kita sudah bangun 121 ruang kelas baru untuk SD dan SMP Negeri di Kota Bekasi," ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah pada Rabu (29/11).

Inay mengatakan, kebutuhan kelas untuk SD dan SMP Negeri mencapai 2.124 unit. Selama lima tahun terakhir, kata dia, pemerintah telah membangun 1.411 unit kelas yang digunakan untuk sarana belajar.

"Untuk sisanya akan kita bangun di tahun berikutnya secara bertahap menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)," katanya.

Meski demikian, Inay mengaku sampai saat ini usulan penambahan ruang kelas tersebut masih menunggu persetujuan dari badan anggaran.

Pihaknya telah mengusulkan penambahan ruang kelas untuk 30 sekolah di wilayah setempat.

"Untuk ruang kelas yang sudah kita bangun 2017, kemungkinan baru bisa digunakan pada tahun ajaran baru, bulan Juli 2018 mendatang," jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzi menambahkan, pembangunan ruang kelas baru untuk sekolah SDN dan SMPN bisa dilakukan secara maksimal.

Sebab pengelolaan SMAN dan SMKN di wilayah setempat sudah diambil alih oleh Provinsi Jawa Barat.

"Kita selalu berkoordinasi juga dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Provinsi jawa barat. Tapi memang sebagian besar dana pembangunan bersumber dari APBD Kota Bekasi," kata Ali.

Menurut dia, untuk ruang kelas baru kebutuhannya setiap tahun meningkat. Terlebih jumlah kelulusan kian bertambah di tahun ajaran baru.

"Tetapi kita fokus kepada penambahan ruang kelas tiap tahunnya," katanya. (faf)

Data
-Kebutuhan ruang kelas 2.124 ruang kelas
- Tereasisasi 1.411 ruang kelas
- Terbagi tahun 2013 sudah terealisasi 173 ruang kelas
- Tahun 2014 terealisasi 225 ruang kelas
- Tahun 2015 terealisasi 466 ruang kelas
- Tahun 2016 terealisasi 426 ruang kelas
- Tahun 2017 terealisasi 121 ruang kelas
- Kekurangan mencapai 723 ruang kelas
- Tahun 2018 rencana akan dibangun ruang kelas untuk 30 sekolah

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help