Soal Pilkada Jabar, Ketua DPRD Tasik Sebut Usia Nabi Muhammad dan Bupati Tasik

“Sesuai dengan usia Nabi (Muhammad SAW), jadi rasul usia 40 tahun, Uu jadi bupati usia 40 tahun,” kata dia.

Soal Pilkada Jabar, Ketua DPRD Tasik Sebut Usia Nabi Muhammad dan Bupati Tasik
tribunnews
Ilustrasi Pilkada 

WARTA KOTA, JAKARTA- Uu Ruzhanul Ulum, Bupati Tasikmalaya yang saat ini tengah mengadu nasib untuk bisa mencalonkan diri pada Pilkada Jawa Barat, dinilai termasuk salah satu politisi hebat di Tasikmalaya. Penilaian ini disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tasikmalaya, Ruhimat.

“Saya ini pesaingnya dulu, tapi saya bicara obyektif. Uu hebat, kalau tidak hebat tidak akan jadi bupati,” jelas Ruhimat saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/11/2017).

Ruhimat menyampaikan, karier Uu dalam dunia politik juga terbilang cemerlang. Sebelum menjadi Bupati Tasikmalaya, Uu pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya selama dua periode. Saat ini, Uu pun menjadi bupati untuk periode kedua setelah pada Pilkada 2015 lebih dari 67 persen masyarakat Kabupaten Tasikmalaya menyatakan setuju terhadap Uu.

“Sesuai dengan usia Nabi (Muhammad SAW), jadi rasul usia 40 tahun, Uu jadi bupati usia 40 tahun,” kata dia.

Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2015 terbilang berbeda dari pilkada daerah lain. Uu menjadi calon tunggal dalam pilkada tersebut. Masyarakat yang menyalurkan suaranya diberi pilihan setuju atau tidak setuju terhadap Uu. Hasilnya, 67 persen masyarakat setuju Uu menjadi Bupati Kabupaten Tasikmalaya lagi.

“Itu (calon tunggal), agar tidak ada friksi politik, semua partai politik sepakat calon tunggal, memang tidak ada calon yang lain,” ujar Ruhimat.

Ruhimat mengakui, selama Uu memimpin Tasikmalaya, tidak ada gesekan politik besar yang terjadi, termasuk dengan DPRD. Uu yang memiliki latar belakang santri mampu membuat ulama dan umaro berjalan bersama dalam program-program pemerintah.

“Ada program kiai masuk sekolah, siswa wajib pakai peci, maghrib mengaji, dan program-program pemerintah selalu melibatkan ulama,” kata Ruhimat memberi contoh program kerja Uu yang telah berjalan.

Ruhimat mengaku mendukung langkah politis Uu untuk maju dalam Pilkada Jawa Barat. Sebab, menurut dia, Uu telah memiliki bekal dan kemampuan untuk bisa memimpin Jawa Barat. Salah satu modal besarnya adalah kinerjanya selama ini memimpin Kabupaten Tasikmalaya.

“Modalnya kinerja di Kabupaten Tasik, terlepas dari ada yang tidak suka karena kekurangannya, tapi banyak juga kelebihannya,” ujar dia.

Jika Uu nantinya bisa sampai memenangi Pilkada Jawa Barat, menurut Ruhimat, ini akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Tasikmalaya. Sementara terkait calon pasangan bagi Uu, Ruhimat melihat figur Ridwan Kamil bisa saling melengkapi dengan Uu.

“RK akademisi, Uu santri, RK orang kota, Uu perwakilan orang desa. Mereka bisa saling melengkapi,” ucap Ruhimat.

KOMPAS.COM/Ari Maulana Karang

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul "Kalau Tidak Hebat, Uu Tidak Akan Jadi Bupati Tasikmalaya"

Editor: ahmad sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help