Industri Asuransi Masih Sangat Menjanjikan

Pengembangan bisnis melalui kanal digital merupakan salah satu terobosan BNI Life dalam meningkatkan kinerja bisnis secara berkesinambungan.

Industri Asuransi Masih Sangat Menjanjikan
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
PENDIRI Museum Rekor Indonesia (MURI) Jaya Suprana memberikan piagam rekor MURI terkait perusahaan asuransi pertama dengan pengelolaan VIP Lounge di RSPP kepada Plt Direktur Utama BNI Life Geget Maulana di Lobby Centennial Tower, dalam perayaan HUT BNI Life ke-21, Selasa (28/11/2017) 

WARTA KOTA, KUNINGAN --- Tahun 2018, industri asuransi tetap tumbuh secara positif. Hal ini karena tumbuhnya kelas menengah atas dan daya beli masyarakat yang meningkat serta kepedulian terhadap asuransi di masyarakat yang terus meningkat.

Hal tersebut dikemukakan Plt Direktur Utama BNI Life Geger Maulana kepada wartawan di sela-sela peringatan HUT BNI Life ke 21 di Lobby Centennial Tower, Selasa (28/11/2017).

"Pasarnya masih sangat menjanjikan berdasarkan survei. Untuk target bisnis kesehatan fokus kami tetap, sinergi dengan induk usaha," ujar Geger. Industri bisnis secara umum naik 20 persen. Nah bisnis asuransilun tumbuh positif sekitar 20 persen juga.

Ia mengatakan, laba BNI Life sampai kuartal ketiga tahun 2017 mencapai Rp 233 miliar. Angka ini naik 92 persen dibandingkan tahun lalu. Produk yang akan dijual di tahu 2018, fokus pada regular permanen, single premium serta pembukaan lounge di beberapa Runah Sakit bagi pelanggan VIP BNI Life. "Jajaki di runah sakit besar sekitar 1-2 tahun kedepan. Minimal di kota besar," ucapnya.

PENDIRI Museum Rekor Indonesia (MURI) Jaya Suprana memberikan piagam rekor MURI  terkait perusahaan asuransi pertama dengan pengelolaan VIP Lounge di RSPP kepada Plt Direktur Utama BNI Life Geget Maulana di Lobby Centennial Tower dalam perayaan HUT BNI Life ke 21, Selasa (28/11/2017)
PENDIRI Museum Rekor Indonesia (MURI) Jaya Suprana memberikan piagam rekor MURI terkait perusahaan asuransi pertama dengan pengelolaan VIP Lounge di RSPP kepada Plt Direktur Utama BNI Life Geget Maulana di Lobby Centennial Tower dalam perayaan HUT BNI Life ke 21, Selasa (28/11/2017) (Warta Kota/Lilis Setyaningsih)

Geger menjelaskan, asuransi kesehatan ini merupakan bisnis kumpulan untuk nasabah VIP Koorporasi. Nasabah ini disepakati dengan direktur SDM masing-masing untuk melakukan medical check up, layanan, kecepatan dengan prioritas, dokter spesialis dan dikalkulasi dalam premi.

Dalam perayaan HUT ke 21, BNI Life menegaskan juga untuk mentargetkan generasi milenial yang saat ini masuk usia produktif (21-40 tahun).

Menurut Geger, generasi milenial adalah generasi yang siap early adopter produk keuangan, termasuk di dalamnya asuransi. Beberapa studi menunjukkan prioritas keuangan generasi ini selain pengeluaran wajib regular (hidup, cicilan rumah/kendaraan), mereka juga mengalokasikan dana lebih terhadap beberapa produk keuangan (tabungan, investasi, hari tua), serta gaya hidup (entertainment, traveling, gadget) (Sumber: Nielsen 2015, Kompas 2017, Yuswohady 2017).

BNI Life, memasuki usia ke 21, siap membantu menginspirasi dan memfasilitasi generasi millenial lndonesia menjadi Generasi Siap lndonesia untuk menyiapkan rencana perlindungan bekal hidup masa depan mereka. Dengan mengusung kampanye bertema #Dewasa ltu, PT BNI Life insurance (BNI Life) menyelenggarakan sejumlah kegiatan berupa kampanye pemasaran, talkshow kesehatan, kegiatan sosial dan sadar kesehatan (donor darah, pemeriksaan kesehatan kerja sama dengan Hermina Group, mamografi bekerjasama dengan Yayasan Kanker Indonesia) di Kantor BNI Life, Jakarta Pusat.

"Layaknya seorang yang beranjak dewasa, BNI Life, seiring dengan misi perusahaan dan semangat memasuki usia 21 tahun, siap membantu menginspirasi dan menfasilitasi generasi Millenial Indonesia menjadi Generasi Siap lndonesia, untuk bijak dan dewasa dalam menyiapkan bekal di setiap tahapan kehidupan di masa depan,” kata Geger.

Hasil riset yang dilansir Alvara Research Center pada Februari 2017, menunjukkan asuransi kesehatan menjadi kepemilikan terbesar nomor dua setelah kepemilikan tabungan bagi generasi siap lndonesia sebanyak 48,5 persen. Hal ini menunjukkan bukti adanya perubahan gaya hidup generasi milenial yang semakin peduli dengan kesehatan dan gaya hidup sehat.

Halaman
12
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved