Rossa Takut, Stres, dan Menangis

"Ini karya terbaik saya juga. Mewakili perasaan perempuan yang tidak bisa mencintai seseorang seutuhnya..."

Rossa Takut, Stres, dan Menangis
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
ROSSA ketika ditemui di acara 'Ayat Ayat Cinta Live in Concert' di Lamoda Plaza Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2017). 

WARTA KOTA, TANAH ABANG --- Rasa ketakutan rupanya dirasakan oleh penyanyi Rossa (39), ketika dirinya kembali ditawarkan untuk mengisi Original Sound Track (OST) film 'Ayat Ayat Cinta 2' bertajuk 'Bulan Dikekang Malam'.

Di mana sebelumnya, wanita yang akrab disapa Teh Ocha itu dipercaya untuk mengisi OST film Ayat Ayat Cinta, yang sudah tayang tahun 2008 lalu itu.

"Sebenarnya ketakutan itu menjadi stres, dikarenakan melihat kesuksesan Ayat Ayat Cina waktu itu. Jadi gimana caranya saya harus bisa menyamai atau lebih baik dari sebelumnya, untuk OST yang kedua ini," kata Rossa ketika ditemui di acara 'Ayat Ayat Cinta Live in Concert' di Lamoda Plaza Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2017).

Pemilik nama lengkap Rossa Roslaina Sri Handayani ini menambahkan, lagu yang dibuat oleh Melly Goeslaw itu dikatakannya berusaha mewakili peran yang ada di dalam film yang diproduksi oleh MD Pictures itu.

"Ya udah saya dan Melly coba. Kita diskusi bagaimana bisa masuk ke dalam adegan-adegan yang diperankan tokoh di Ayat Ayat Cinta 2. Saya melihat dulu bagian filmnya dan skenario, kita mencoba bagaimana lagu nya ini bisa merasuki dan menghayati sebagai perwakilan karakternya," ucapnya.

"Setelah melihat sedikit filmnya, saya masuk ke studio untuk rekaman dan alhamdulillah berjalan lancar," sambungnya.

Setelah jadi, wanita yang diduga memiliki hubungan dengan penyanyi Afghan Syahreza itu menangis mendengarkan lagu yang dibuat oleh Melly Goeslow dan Anto Hoed.

"Jujur meskipun setres kan, saya menangis mendengarkan lagu itu, sampai mewek. Karena memang lagunya tuh sedih banget," ungkapnya.

Lanjut janda anak satu itu, lagu 'Bulan Dikekang Malam' menceritakan bagaimana seseorang mencintai orang yang ada di depan matanya, tapi tidak bisa dimiliki seutuhnya.

"Menurut aku, ini karya terbaik saya juga. Mewakili perasaan perempuan yang tidak bisa mencintai seseorang seutuhnya. Sama kayak di film ini," ujar Rossa

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved