Ini 8 Tersangka Kasus Perusakan Bangunan di Billabong Bojonggede

Para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang tindak kekerasan terhadap barang atau perusakan secara bersama-sama di muka umum.

Ini 8 Tersangka Kasus Perusakan Bangunan di Billabong Bojonggede
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
DENGAN kendaraan Barakuda, polisi mengevakuasi kelompok pemuda yang dikepung massa di Perumahan Billabong, Bojonggede, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (25/11/2017) lalu. 

WARTA KOTA, DEPOK --- Delapan orang dari 46 orang yang diamankan Kepolisian Resort Kota Depok, ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus perusakan pos jaga atau gardu di kawasan Perumahan Billabong, Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang terjadi pada Sabtu (25/11/2017) lalu.

Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Putu Kholis Aryana mengatakan, ditetapkannya kedelapan tersangka berdasar bukti dan keterangan saksi yang ada.

Mereka adalah MK, RL, AA, ET, MA, A, MS dan B. "Penetapan tersangka ini dari hasil olah TKP dan pemeriksaaan sejumlah saksi,” katanya, Senin (27/11/2017).

Karenanya, kata Putu, mereka tetap ditahan di Polresta Depok.

Ke delapan tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang tindak kekerasan terhadap barang atau perusakan secara bersama-sama dimuka umum, sesuai laporan nomor Lp/3155/K/XI/2017/Pmj/Resta Dpk, tertanggal 25 Nopember 2017.

"Mereka diduga melakukan kekerasan secara bersama-sama di muka umum terhadap barang " katanya.

Perusakan itu dilakukan Sabtu 25 November 2017 sekitar pukul 06.30 WIB di Perumahan Billabong, Desa Cimanggis, Kecamatan Bojonggede.

"Kami mengamankan sejumlah barang bukti berupa potongan kayu dan bambu, bongkahan hebel, palu godam, dan linggis," kata dia.

Saat kejadian, lanjut Putu, para tersangka dan saksi dikumpulkan di sekitar lokasi oleh seorang koordinator keamanan Perumahan Bilabong. Koordinator itu memerintahkan untuk membongkar gubuk liar di sana.

Kemudian para tersangka dengan menggunakan peralatan bambu, kayu, linggis dan palu godam melakukan perobohan terhadap bangunan gubuk tersebut yang selama ini dijadikan pos oleh salah satu organisasi massa (ormas).

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help