Narkoba

Razia Tempat Hiburan Malam di Gunung Sahari, 17 Orang Positif Narkotika

Mereka langsung meminta para pengunjung yang tampak kaget, untuk berkumpul di lantai bawah agar melakukan serangkaian tes urine.

Razia Tempat Hiburan Malam di Gunung Sahari, 17 Orang Positif Narkotika
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Petugas gabungan menggelar razia narkoba di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (25/11/2017) dini hari 

WARTA KOTA, PADEMANGAN -- Petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Utara, Pemerintah Kota Jakarta Utara, Imigrasi Jakarta Utara, Koramil, dan lain-lain menggelar razia sebuah tempat hiburan malam di kawasan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara.

Hasilnya sebanyak 17 orang yang terdiri dari laki-laki dan perempuan diamankan petugas karena berdasarkan hasil tes urine, belasan orang tersebut dinyatakan positif narkotika.

Bahkan 5 di antaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA).

Pantauan di lokasi, petugas yang tiba di tempat hiburan langsung menyisir sejumlah ruangan karaoke.

Mereka langsung meminta para pengunjung yang tampak kaget, untuk berkumpul di lantai bawah agar melakukan serangkaian tes urine.

Petugas gabungan menggelar razia narkoba di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (25/11/2017) dini hari
Petugas gabungan menggelar razia narkoba di sebuah tempat hiburan malam di kawasan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara, Sabtu (25/11/2017) dini hari (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Kepala BNN Kota Jakarta Utara, AKBP Yuanita Ameliasari mengatakan razia yang berakhir sekira pukul 02.00 WIB itu mendapatkan 17 orang yang terbukti positif narkotika usai menjalani tes urine.

Mereka diantaranya ada yang positif methamphetamine, amphetamine dan heroin.

"Mereka yang positif tidak hanya pengunjung tapi ada juga pekerja. Untuk WNA ada lima orang yang positif, mereka semua perempuan yang berasal dari Cina dan tidak bisa bahasa Indonesia," kata Yuanita, Sabtu (25/11) dinihari.

Selain mengamankan belasan orang yang terbukti positif narkotika, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga narkotika.

Pasalnya dibutuhkan penelitian lebih lanjut apakah benar narkotika atau bukan.

"Ada satu butir tablet dan serbuk putih sekitar 10 gram yang diamankan petugas. Barang bukti tersebut harus uji lab dulu untuk kepastiannya. Tapi berdasarkan hasil pengamatan kasat mata diduga amphetamine," ucapnya.

Menurut Yuanita, selanjutnya petugas akan mendalami mereka yang terbukti positif narkotika dan melakukan assessment untuk mengetahui langkah selanjutnya.

Nantinya mereka akan dibawa ke Kantor BNN Kota Jakarta Utara untuk penyelidikan lebih lanjut.

Khusus mengenai pemilihan tempat, Yuanita mengatakan razia dilakukan karena sebelumnya telah mendapatkan info awal adanya penyalahgunaan narkotika. Sehingga akhirnya petugas gabungan menggelar razia untuk mencegah peredaran barang haram tersebut.

"Setiap satu bulan sekali kita melakukan razia, tidak hanya di kawasan rawan tapi juga di tempat hiburan. Kegiatan ini digelar untuk mencegah peredaran narkotika baik pengguna dan pengedar karena kita harus menjaga Kota Jakarta Utara jadi wilayah yang bersih dari narkotika," katanya.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help