Hong Kong Open Super Series 2017

Hafiz Faisal: Kami Seharusnya Lebih Konsisten dan Mempertahankan Permainan

Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja kalah 21-14, 9-21 dan 21-23, di babak dua Hong Kong Open Super Series 2017.

Hafiz Faisal: Kami Seharusnya Lebih Konsisten dan Mempertahankan Permainan
badmintonindonesia.org
Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja kandas di babak kedua Hong Kong Open Super Series 2017 

WARTA KOTA.COM,HONGKONG - Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja akhirnya harus mengakui kebolehan pasangan unggulan lima Tiongkok, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Mereka kalah 21-14, 9-21 dan 21-23, di babak dua Hong Kong Open Super Series 2017, Kamis (23/11/2017).

Hafiz/Gloria sempat membuka peluang dengan kemenangannya di game pertama. Sayang di dua game berikutnya, Hafiz/Gloria harus terjegal Zheng/Huang.

“Kami sudah berusaha yakin dengan diri sendiri dan partner, tapi faktor keberuntungan aja yang kurang. Kami sudah usaha maksimal, tapi kadang masih kecolongan. Kalah pengalaman juga,” ujar Hafiz kepada badmintonindonesia.org.

“Yang pasti kami sudah total mengeluarkan kemampuan kami, tapi seperti kata Hafiz, ada faktor keberuntungan yang mempengaruhi, ketika lawan sudah hampir mati langkah. Meskipun memang bukan 100 persen masalah keberuntungan juga. Game ketiga kami sempat kekejar poinnya karena dilambatin sama mereka. Tadi agak kaget dan jadinya nggak bisa mematikan. Kami harus lebih fokus lagi. Kalau masalah pola permainan lawan kami sudah lumayan tahu,” imbuh Gloria.

Baca: Peringatan Eden Hazard untuk Liverpool

Gagal menyelesaikan misi keduanya di Hong Kong Coliseum, Kowloon, Hong Kong, Hafiz/Gloria pun mengevaluasi penampilannya.

“Kami harus lebih konsisten dan tahan dengan pola kami. Kalau sudah enak dengan pola tertentu, kami harus bisa untuk mempertahankan itu. Karena kalau berubah, satu kali kalah poin, bisa jadi beruntun,” kata Hafiz lagi.

Di sisi lain, Zheng/Huang memuji penampilan Hafiz/Gloria. Meski berhasil menang, keduanya tak menampik bahwa Hafiz/Gloria cukup menyulitkan mereka di lapangan.

“Kami banyak menyerang dengan pukulan keras dan pasangan Indonesia bisa mengembalikan dengan baik. Lalu kami mencoba untuk memperlambat tempo. Hafiz bergerak sangat cepat dan Gloria sangat tinggi, dia memberi kami banyak tekanan di net,” kata Zheng.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help