Tempuh Dua Hari Perjalanan untuk Mengikuti Workshop Pengelolaan Keuangan

Para kepala desa itu mengikuti workshop pengelolaan keuangan desa yang dihelat LPPM Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila .

Tempuh Dua Hari Perjalanan untuk Mengikuti Workshop Pengelolaan Keuangan
Istimewa
Pelatihan pengelolaan keuangan desa. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Perjalanan Jauh bukanlah penghalang untuk belajar. 

Kombinasi kapal Laut pesawat dan Bus harus digunakan untuk sampai ke lokasi pelatihan dalam waktu dua hari. 

Seperti yang dialami oleh 18 peserta Pelatihan Pengelolaan keuangan desa dan Sistem Informasi Desa dari Kecamatan Rainis Kabupaten Talaud Provinsi Sulawesi Utara yang datang ke Bogor untuk memperkuat desa mereka. 

Para kepala desa itu mengikuti workshop pengelolaan keuangan desa yang dihelat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila. 

Kegiatan ini berlangsung di Izi Hotel, Bogor 17 hingga 19 November 2017. 

Workshop ini merupakan  kerjasama LPPM Fikom UP dengan Komite Pemantau Legislatif Indonesia dan Pemerintah Kecamatan Rainis Kab. Kepulauan Talaud Sulawesi Utara.

Wakil Dekan Fikom Universitas Pancasila, Umar Halim, dalam sambutan pembukaannya, mengatakan, Fikom UP saat ini fokus melakukan pengabdian Masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat. 

"Sudah lama kita memunggungi desa, nah saat ini kita ingin memperkuat eksestinsi desa" ujar Umar. 

Lebih lanjut, Umar menjelaskan, Fikom UP ingin menjangkau daerah terluar di Indonesia dengan menyasar kabupaten Talaud yang merupakan wilayah perbatasan dengan Filipina. 

Alumnus Malaysia ini berharap, kerjasama ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan.

Sementara itu, Direktur Komite pemantau legislatif (Kopel), Syamsuddin mengatakan, lembaganya sangat mendukung kegiatan workshop ini.

Syamsuddin memandang, desa harus diperkuat, salah satu upayanya dengan  memperkuat tata kelola keuangan desa.

"Desa harus dikembalikan haknya, dan lewat pelatihan ini kami mendorong desa untuk kembali kuat," papar aktivis antikorupsi ini.

Lebih lanjut, Syamsuddin berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan guna memperkuat desa. 

Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang desa dan sejumlah regulasi turunannya. 

Sementara itu, Camat Rainis Kabupaten Kepulauan Talaud, Jamert Majompoh mengaku, sangat senang dapat bekerja sama dengan LPPM Fikom Up dan Kopel untuk memperkuat desa. 

James menceritakan rombongannya harus menempuh perjalanan yang cukup melelahkan untuk sampai di Kota hujan.

"Butuh dua hari waktu perjalanan untuk sampai di Kota Bogor," ujar mantan sekretaris Kecamatan Miangas Kab Talaud ini.

Workshop keuangan desa.
Workshop keuangan desa. (Istimewa)

Meskipun perjalanan cukup melelahkan, namun hal tersebut tidak mengurangi semangat anggota dia untuk belajar. alumnus S2 Lembaga Administrasi Negara Makassar ini. 

Ke depan, alumnus S2 Lembaga Administrasi Negara Makassar ini.  meminta agar kerjsasama ini ditingkatkan dengan membuat web desa dan sistem informasi desa di seluruh desa di Kecamatan yang dipimpinnya.

Workshop ini berlansung selama dua hari dengan penguatan tentang penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Desa, tata kelola desa serta web desa. 

Workshop ini didesain dengan model yang lebih partisipatif sehingga peserta dapat mengaplikasikan materi dalam pengelolaan keuangan desa. 

Kegiatan ini diikuti 18 Perangkat desa dan kecamatan dari Kecamatan Rainis.

(Riza Darma Putra, S.Sos, M.Ikom)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved