Home »

News

» Jakarta

Tak Mau Mukanya Terlihat, dr Ryan Helmi Meronta-Ronta dan Teriak

Saat rekontruksi kasus penembakan dokter Letty di Azzahra Medical Center, Cawang, Helmi meronta dan berteriak karena tak mau penutup mukanya dibuka.

Tak Mau Mukanya Terlihat, dr Ryan Helmi Meronta-Ronta dan Teriak
Warta Kota/Joko Supriyanto
Tersangka Ryan Helmi pembunuh dokter tampak menutupi mukanya saat dibawa ke lokasi rekonstruksi di Cawang, Kamis (23/11/2017) 

WARTA KOTA, CAWANG - Saat menjalani proses rekontruksi kasus penembakan dokter Letty Sultri di Azzahra Medical Center, Cawang.

Tersangka pembunuhan  dr Ryan Helmi meronta dan berteriak karena tak mau penutup mukanya dibuka.

Hal itu dilakukan ketika Helmi menjalani adegan ke 20 dimana Helmi keluar menaiki ojek online menuju Polda Metro Jaya untuk menyerakan diri.

Saat penyidik menyuruh Helmi untuk membuka penutup mukanya yang ditutup mengunakan baju yang ia kenakan ia seakan menolal bahkan meronta.

Baca: Positif Mengandung Benzodiazepine Hasil Tes Urine Helmi Pembunuh dokter Letty

"Saya ngak mau, saya ngak mau, kamu wartawan, saya ngak mau," kata Helmi saat proses rekontrusi, Kamis (23/11/2017).

Walau penyidik memaksa agar helmi membuka penutupnya, ia tetap tidak mau hal tersebut dilakukan.

"Udah buka aja, kamu ini, baru kali ini saya dapet tersangka kayak kamu," kata seorang penyidik.

Namun walau tetap tak mau membuka penutupnya rekontruksi tetap dilanjutkan meski helmi engan memperlihatkan wajahnya.

Sebelumnya Sebanyak 23 adegan diperagakan dalam prarekontruksi penembakan Dokter Lety di Azzahra Medical Center, Cawang, Jakarta Timur.

Baca: Helmi Sadis Tembak Dokter Letty 6 Kali dan akan Membakarnya

Adapun adegan pertama dan kedua dilakukan disekitar Walikota Jakarta Timur, saat itu pelaku tengah mengisi proyektil peluru kedalam senjata api jenis revolver, selanjutnya ia menuju klinik untuk bertemu sang istri.

Namun pertemuan tersebut justru membuat duga keluarga lety, karena lety di brondong peluru sebanyak enam kali hingga membuat korban tewas.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help