WartaKota/

Polisi Bekuk Pengunggah Video Persekusi Pasangan Kekasih di Cikupa

Tim Cyber Polresta Tangerang berhasil membekuk GS (18), pengunggah video persekusi pasangan kekasih di Cikupa

Polisi Bekuk Pengunggah Video Persekusi Pasangan Kekasih di Cikupa
Warta Kota/Andika Panduwinata
Polisi Bekuk Pengunggah Video Persekusi Pasangan Kekasih di Cikupa 

WARTA KOTA, TANGERANG - Tim Cyber Polresta Tangerang berhasil membekuk GS (18), pengunggah video persekusi pasangan kekasih di Cikupa beberapa waktu lalu.

GS diciduk tim cyber pimpinan Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan pada Senin (20/11/17).

“Setelah melalui serangkaian penyelidikan yang mendalam, pengunggah video persekusi akhirnya bisa kami tangkap di rumah kontrakannya di kawasan Jatiuwung,” ujar Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif, Rabu (22/11/17) malam.

Baca: Momen Bahagia Pasangan Kekasih Korban Persekusi di Cikupa Akhirnya Menikah

Ia menerangkan, akun facebook milik GS diketahui menyebarkan video persekusi itu.

Video persekusi yang diunggah GS, kata Kapolres, akhirnya menjadi viral di media sosial facebook.

“Salah satu yang membuat mental atau psikologis korban jatuh adalah adanya orang yang menyebar video itu. Tentu hal ini sangat kita sesalkan,” ucapnya.

Baca: Politikus Gerindra Ini Nilai Tak Ada Aksi Persekusi di Jakarta, Ini Penjelasannya

Atas perbuatannya mengunggah video, GS dijerat Pasal 45 juncto Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Dari tangan GS, polisi mengamankan barang bukti berupa telepon genggam dan sim card.

Sabilul mengimbau agar masyarakat tidak mengunggah konten-konten negatif seperti konten yang bermuatan ujaran kebencian, kekerasan, dan pornografi.

Baca: Catat Tanggalnya, Ini Hari Bebas Ongkos Kirim via JNE

Ia juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan hukum dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di masyarakat.

“Jangan main hakim sendiri. Jika terjadi permasalahan serahkan kepada aparat hukum. Jangan sampai tindakan persekusi terjadi lagi yang hanya merugikan diri sendiri dan orang lain,” kata Sabilul.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help