Lampu Sempat Padam Saat Pelantikan Sekda Depok Digelar

Pelantikan Sekretaris Daerah Kota Depok terpilih Hardiono di Balai Kota Depok, sempat diwarnai padamnya lampu.

Lampu Sempat Padam Saat Pelantikan Sekda Depok Digelar
warta kota/Budi Sam Law Malau
Drg Hardiono yang baru dilantik sebagai sekretaris daerah (sekda) Kota Depok yang baru di Balai Kota Depok, Selasa (21/11/2017) siang. Sebelumnya Hardiono menjabat sebagai kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Depok. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok terpilih Hardiono oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris di Ruang Edelweis, Lantai 5 Balai Kota Depok, sempat diwarnai padamnya lampu ruangan Selasa (21/11/2017) siang pukul 14.00.

Padamnya lampu terjadi saat upacara pelantikan baru saja dimulai dan hendak dinyanyikannya lagu kebangsaan Indonesia Raya. Namun upacara pelantikan terus berjalan meski ruangan agak gelap.

Sejumlah wartawan yang sedang mengambil gambar terlihat kebingungan karena ruangan gelap.

Beberapa aparatur sipil negara (ASN) kemudian dengan sigap membuka tirai jendela di sekitar ruangan agar cahaya masuk dan ruangan tidak gelap.

Namun peristiwa ini hanya berlangsung singkat karena sebelum lagu kebangsaan Indonesia Raya berakhir lampu ruangan telah menyala kembali.

Wali Kota Depok Mohammad Idris menyalami drg Hardiono sebagai sekretaris darah (sekda) yang baru Kota Depok usai pelantikan yang berlangsung di Ruang Edelweis, Lantai 5 Balai Kota Depok, Selasa (21/11/2017) siang. Acara pelantikan sempat diwarnai padamnya lampu ruangan selama beberapa menit.
Wali Kota Depok Mohammad Idris menyalami drg Hardiono sebagai sekretaris darah (sekda) yang baru Kota Depok usai pelantikan yang berlangsung di Ruang Edelweis, Lantai 5 Balai Kota Depok, Selasa (21/11/2017) siang. Acara pelantikan sempat diwarnai padamnya lampu ruangan selama beberapa menit. (warta kota/Budi Sam Law Malau)

Kemudian upacara pelantikan pun berjalan lancar dan Hardiono resmi dilantik sebagai sekretaris daerah Kota Depok yang baru oleh Wali Kota Depok.

Sebelumnya Hardiono menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kota Depok.

Usai pelantikan Hardiono mengaku akan langsung bekerja dan melakukan langkah-langkah strategis dalam melanjutkan program yang sudah digariskan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Mohammad Idris dan Pradi Supriatna.

"Kita akan melakukan evaluasi anggaran beberapa dinas, yang belum memenuhi target. Itu dulu. Semoga para ASN di lingkungan Pemerintah Kota Depok semakin profesional dalam membantu dan mendukung tugas Walikota dan Wakil Walikota," kata Hardiono.

Selain itu pihaknya juga akan fokus menghadapi Musrenbang Kota Depok yang akan dilakukan awal tahun depan. "Fokus Musrenbang untuk pembangunan Kota Depok ke depan jugae jadi perhatian kita," kata dokter gigi spesialisasi bedah mulut, kelahiran 27 Januari 1961 ini.

Pelantikan Hardiono ini sebagai sekda bersamaan dengan dilantiknya 18 pejabat eselon 3 dan 4 di lingkungan Pemkot Depok yang menduduki jabatan baru atau mengalami mutasi.

Mohammad Idris menuturkan, dengan adanya pejabat sekda Depok terpilih secara resmi, diharapkan pemerintahan Kota Depok dapat berjalan semakin baik. Dia berharap pula tugas Sekda Depok akan selaras dengan tugas dan kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok.

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Widyati Riyandani, yang menjabat sebagai Plt Sekda sejak Agustus. Semoga apa yang telah diberikan Bu Wid ketika menjadi Plt Sekda dapat berguna, dan terima kasih atas dedikasinya," kata Idris usai pelantikan.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help