Home »

News

» Jakarta

Kampung Boncos Diobok-obok Polisi dengan 10 Orang Ditangkap yang Diduga Terkait Narkoba

Sepuluh orang diamankan ke Mapolres Metro Jakarta Barat karena diduga terjadi penyalahgunaan narkoba.

Kampung Boncos Diobok-obok Polisi dengan 10 Orang Ditangkap yang Diduga Terkait Narkoba
Warta Kota/Bintang Pradewo
Polisi meringkus 10 orang. Dari pengerebekan tersebut beberapa barang bukti berhasil diamankan. Yaitu 9 paket plastk sabu-sabu dengan berat bruto 43,75 gram, 1 bendel plastik klip, 1 buah bong, 1 ponsel Samsung, 1 bungkus sedotan, 2 buah pisau, ung tunai Rp 11.000.000 dan 1 buah tas kulit. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Jajaran Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat mengrebek Pemukiman Boncos Jalan Kota Bambu Selatan, Palmerah Jakarta Barat, Selasa (21/11/2017) siang.

Sepuluh orang diamankan ke Mapolres Metro Jakarta Barat karena diduga terjadi penyalahgunaan narkoba.

Diketahui, pengerebakan itu dalam rangka Operasi Nila Jaya 2017.

Pengerebekan dilaksanakan sekitar pukul 14.00.

Para petugas langsung mencari orang-orang yang terlibat dugaan penyalahgunaan narkoba.

Polisi meringkus 10 orang. Dari pengerebekan tersebut beberapa barang bukti berhasil diamankan. Yaitu 9 paket plastk sabu-sabu dengan berat bruto 43,75 gram, 1 bendel plastik klip, 1 buah bong, 1 ponsel Samsung, 1 bungkus sedotan, 2 buah pisau, ung tunai Rp 11.000.000 dan 1 buah tas kulit.
Polisi meringkus 10 orang. Dari pengerebekan tersebut beberapa barang bukti berhasil diamankan. Yaitu 9 paket plastk sabu-sabu dengan berat bruto 43,75 gram, 1 bendel plastik klip, 1 buah bong, 1 ponsel Samsung, 1 bungkus sedotan, 2 buah pisau, ung tunai Rp 11.000.000 dan 1 buah tas kulit. (Warta Kota/Bintang Pradewo)

Puluhan petugas Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat dikerahkan dalam operasi tersebut.

"Dari hasil operasi berhasil diamankan 10 orang laki-laki," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Purnomo.

Dua pelajar SMK berinisial RFA (16) dan JAN (16) diamankan karena kedapatan membawa sabu.

Polisi meringkus 10 orang. Dari pengerebekan tersebut beberapa barang bukti berhasil diamankan. Yaitu 9 paket plastk sabu-sabu dengan berat bruto 43,75 gram, 1 bendel plastik klip, 1 buah bong, 1 ponsel Samsung, 1 bungkus sedotan, 2 buah pisau, ung tunai Rp 11.000.000 dan 1 buah tas kulit.
Polisi meringkus 10 orang. Dari pengerebekan tersebut beberapa barang bukti berhasil diamankan. Yaitu 9 paket plastk sabu-sabu dengan berat bruto 43,75 gram, 1 bendel plastik klip, 1 buah bong, 1 ponsel Samsung, 1 bungkus sedotan, 2 buah pisau, ung tunai Rp 11.000.000 dan 1 buah tas kulit. (Warta Kota/Bintang Pradewo)

RFA membawa barang bukti dua paket kecil sabu seberat 0,46 gram. Sedangkan JAN kedapatan membawa satu pake sabu dengan berat 0,5 gram.

Sementara itu, FI (31) seorang buruh yang tinggal di Karet Pasar Baru Barat, Jakarta Barat diamankan karena membawa sabu 0,3 gram. Sedangkan tujuh orang lainnya masih diperiksa secara intensif.

Dari pengerebekan tersebut beberapa barang bukti berhasil diamankan.

Yaitu 9 paket plastk sabu-sabu dengan berat bruto 43,75 gram, 1 bendel plastik klip, 1 buah bong, 1 ponsel Samsung, 1 bungkus sedotan, 2 buah pisau, ung tunai Rp 11.000.000 dan 1 buah tas kulit.

Polisi meringkus 10 orang. Dari pengerebekan tersebut beberapa barang bukti berhasil diamankan. Yaitu 9 paket plastk sabu-sabu dengan berat bruto 43,75 gram, 1 bendel plastik klip, 1 buah bong, 1 ponsel Samsung, 1 bungkus sedotan, 2 buah pisau, ung tunai Rp 11.000.000 dan 1 buah tas kulit.
Polisi meringkus 10 orang. Dari pengerebekan tersebut beberapa barang bukti berhasil diamankan. Yaitu 9 paket plastk sabu-sabu dengan berat bruto 43,75 gram, 1 bendel plastik klip, 1 buah bong, 1 ponsel Samsung, 1 bungkus sedotan, 2 buah pisau, ung tunai Rp 11.000.000 dan 1 buah tas kulit. (Warta Kota/Bintang Pradewo)
Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help