Gunung Agung Meletus Keluarkan Asap Kelabu Tebal Setinggi 700 Meter

Hingga saat ini letusan masih berlangsung dengan asap kelabu tebal dengan tekanan sedang hingga tinggi maksimum 700 meter di atas puncak.

Gunung Agung Meletus Keluarkan Asap Kelabu Tebal Setinggi 700 Meter
Asap kelabu tebal letusan Gunung Agung setinggi 700 meter tampak dari kejauhan, Selasa (21/11). (Pusat Data Infornasi dan Humas BNPB) 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Gunung Agung yang berada di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali meletus sejak Selasa (21/11) pukul 17.05 WITA.

Hingga saat ini letusan masih berlangsung dengan asap kelabu tebal dengan tekanan sedang hingga tinggi maksimum 700 meter di atas puncak. Abu letusan bertiup ke arah Timur - Tenggara.

Kepala Pusat Data Infornasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, melalui siaran persnya Selasa (21/11) menyebutkan, PVMBG masih menganalisis aktivitas vulkanik. Status tetap Siaga (level 3).

Asap kelabu tebal letusan Gunung Agung setinggi 700 meter tampak dari kejauhan, Selasa (21/11). (Pusat Data Infornasi dan Humas BNPB)
Asap kelabu tebal letusan Gunung Agung setinggi 700 meter tampak dari kejauhan, Selasa (21/11). (Pusat Data Infornasi dan Humas BNPB) ()

Dari aktivitas vulkanik belum menunjukkan adanya lonjakan kenaikan kegempaan. Tremor Non-Harmonik sebanyak 1, kali dengan amplitudo 2 mm dan durasi 36 detik. Gempa vulkanik dalam sebanyak 2 kali dengan amplitudo 5-6 mm dan durasi 8-26 detik.

Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang. Ikuti semua rekomendasi dari PVMBG. Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 6 km dari Kawah Puncak Gunung Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya sejauh 7,5 km.

Asap kelabu tebal letusan Gunung Agung setinggi 700 meter tampak dari kejauhan, Selasa (21/11). (Pusat Data Infornasi dan Humas BNPB)
Asap kelabu tebal letusan Gunung Agung setinggi 700 meter tampak dari kejauhan, Selasa (21/11). (Pusat Data Infornasi dan Humas BNPB) ()

Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual/terbaru.

Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual/terbaru.

Daerah yang terdampak antara lain Dusun Br. Belong, Pucang, dan Pengalusan (Desa Ban); Dusun Br. Badeg Kelodan, Badeg Tengah, Badegdukuh, Telunbuana, Pura, Lebih dan Sogra (Desa Sebudi); Dusun Br. Kesimpar, Kidulingkreteg, Putung, Temukus, Besakih dan Jugul (Desa Besakih); Dusun Br. Bukitpaon dan Tanaharon (Desa Buana Giri); Dusun Br. Yehkori, Untalan, Galih dan Pesagi (Desa Jungutan); dan sebagian wilayah Desa Dukuh.

Asap kelabu tebal letusan Gunung Agung setinggi 700 meter tampak dari kejauhan, Selasa (21/11). (Pusat Data Infornasi dan Humas BNPB)
Asap kelabu tebal letusan Gunung Agung setinggi 700 meter tampak dari kejauhan, Selasa (21/11). (Pusat Data Infornasi dan Humas BNPB) ()

Hingga saat ini jumlah pengungsi Gunung Agung sebanyak 29.245 jiwa di 278 titik pengungsian.

BNPB terus melakukan koordinasi dengan PVMBG.

BNPB bersama BPBD dan unsur terkait terus menyiapkan upaya penanganan terkait dengan meletusnya Gunung Agung. (*)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved