Polisi Bentrok dengan Warga di Pulau Pari

Warga Pulau Pari terlibat bentrokan dengan polisi yang hendak menyegel wilayah pesisir pulau yang selama ini dimanfaatkan warga.

Polisi Bentrok dengan Warga di Pulau Pari
istimewa
Bentrokan antara warga dengan polisi di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, pagi ini. 

WARTA KOTA, GAMBIR-Bentrokan antara polisi dan warga terjadi di Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta, Senin (20/11/2017) pagi.

Direktur Eksekutif WALHI DKI Jakarta, Puput TD Putra mengatakan, bentrokan terjadi lantaran polisi hendak menyegel wilayah pesisir di pulau itu yang dikelola masyarakat.

"Total polisi ada 80 personel dan TNI 4 personel," kata Puput kepada Wartakotalive.com, pagi ini.

Tindakan penyegelan mendapat reaksi penolakan dari masyarakat Pulau Pari.

Sejak pagi, kata Puput, warga yang terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, pemuda dan anak telah berjaga-jaga.

Warga menolak Karena merasa menganggap tindakan tersebut sebagai perampokan.

Lahan yang hendak disegel sudah berpuluh-puluh tahun dikelola warga dan seharusnya jadi hak kelola warga.

Penyegelan dilakukan dengan alasan warga tidak memiliki sertifikat.

Sekitar pukul 11.15, kepolisian memaksa memasang papan informasi penyegelan.

Warga menolak keras penyegelan yang dilakukan polisi.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help