Terbawa Arus Deras Kali Kecil , Balita Ditemukan Tewas Tersangkut di Gorong-gorong

Manogu Naulido Boru, bocah berusia tiga tahun ditemukan tak bernyawa di sebuah gorong-gorong sungai kecil di Pamulang, Tangsel.

Terbawa Arus Deras Kali Kecil , Balita Ditemukan Tewas Tersangkut di Gorong-gorong
warta kota
Arus deras sungai kecil di Jalan Melati Raya Atas, Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini Jumat (17/11) lalu memakan korban. Manogu Naulido Boru, bocah berusia tiga tahun ditemukan tak bernyawa di sebuah gorong-gorong setelah terseret arus deras kaena hujan sungai kecil ini. 

WARTA KOTA, PAMULANG -- Kepolisian Tangerang Selatan (Tangsel) hari Minggu (19/2017)  memastikan bahwa  Manogu Naulido Boru, bocah berusia tiga tahun warga Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  tewas setelah terbawa arus sungai kemudian tersangkut di gorong-gorong.

 Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Tangsel, AKP Alexander Yurikho, menerangkan, berdasarkan keterangan ibu kandung korban,  Mulia,  Manogu balita perempuan itu meninggal pada  Jumat (17/11) lalu.

Menurut Alexander berasarkan cerita Mulia dan warga tetangganya  , kejadian bermula ketika anaknya bermain sepeda di pinggir kali yang tak jauh dari rumahnya Jalan Melati Raya Atas, Pondok Benda, Pamulang, Tangsel.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Tangsel, AKP Alexander Yurikho, menerangkan, berdasarkan keterangan ibu kandung korban, Manogu sedang bermain sepeda di pinggir kali yang tak jauh dari rumahnya.

"Tapi nggak lama kemudian anaknya tidak terlihat lagi. Kmeudian dia mencari-cari keberadaannya. Dugaannya karena terpeleset dan jatuh ke kali tersebut," jelasnya kepada Warta Kota Minggu (19/11/2017).

Axeander juga menjelaskan bahwa pada saat itu kondisi arus sungai kecil itu sedang cukup deras karena hujan baru saja selesai. Beberapa tetangga sempat melihat korban sedang bermain di sekitar kali tersebut.

Mulia yang panik saat mencari-cari anaknya diberitahu oleh dua warga tetangga yang menginformasikan bahwa anak yang dicarinya terlihat tersangkut di gorong- gorong uingai.

"Pada saat itu arus kali cukup deras, ditemukan sekitar 1,5 km dari tempat korban bermain sepeda" terang Kasat Reskrim.

Warga kemudian mengangkat tubuh balita tersebut dari gorong-gorong dan melarikannya ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan, namun sayang korban sudah tidak bernyawa saat di berikan pertolongan medis.

"Orang tua korban tidak mau melakukan Visum Luar maupun Visum Dalam, dan mengatakan bahwa kejadian itu adalah musibah " terangnya. (M9)

Penulis: Alija Berlian Fani
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved