RTH Jalan Proklamasi Depok Jadi Tempat Buang Sampah Warga

Ruang terbuka hijau (RTH) berwujut taman kota di Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Depok, jadi tempat pembuangan sampah.

RTH Jalan Proklamasi Depok Jadi Tempat Buang Sampah Warga
warta kota/Budi Sam Law Malau
Ruang terbuka hijau (RTH) berupa taman kota di Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Depok, ini berubah fungsi menjadi tempat pembuangan sampah oleh warga meskipun di dekat lokasi sudah ada papan larangan. Foto ini diambil pada hari Minggu (19/11/2017) dari jarak dekat di lokasi. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Ruang terbuka hijau (RTH) berupa taman kota di Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Depok, ditemukan berubah fungsi menjadi tempat pembuangan sampah.

Tumpukan sampah terlihat menumpuk pada salah satu titik di jalur RTH itu, yang memisahkan dua jalur arah berlawanan di Jalan Proklamasi, Minggu (19/11/2017). Tepatnya di dekat jembatan gentong.

Dian,  seorang warga yang sering melewati area tersebut, menuturkan bahwa dalam beberpa bulan be;akangan tumpukan sampah selalu terlihat setiap hari di taman yang ada di areal RTH itu. Padahal, katanya, di sekitar lokasi sudah dipasang plang larangan membuang sampah di situ.

"Jadi enggak enak dilihatnya. Padahal ada plang larangan buang sampah di sana. Tapi kayaknya tetap enggak digubris," kata Dian, Minggu.

Menurutnya petugas baru membersihkan dan mengangkut sampah di situ jika sampah sudah menumpuk. "Sampah diangkut kalau sudah menumpuk sekali," katanya. Hal serupa dikemukakan beberapa warga lain.

Papan pegumuman berisi larangan membuang sampah berukuran sekitar 2x3 meter warna kuning sudah lama dipasang di salah satu sudut Ruang Terbuka Hijau (RTH) berupa taman kota di Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Depok. Meskipun plang ini mencantumkan isi Perda Kota Depok tentang larangan membuang sampah berikut sanksi denda yang bisa dikenakan kepada pembuang sampah, Warta Kota menemukan bukti bahwa lokasi ini tetap dijadikan tempat membuang sampah secara sembarangan.
Papan pegumuman berisi larangan membuang sampah berukuran sekitar 2x3 meter warna kuning sudah lama dipasang di salah satu sudut Ruang Terbuka Hijau (RTH) berupa taman kota di Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Depok. Meskipun plang ini mencantumkan isi Perda Kota Depok tentang larangan membuang sampah berikut sanksi denda yang bisa dikenakan kepada pembuang sampah, Warta Kota menemukan bukti bahwa lokasi ini tetap dijadikan tempat membuang sampah secara sembarangan. (warta kota/Budi Sam Law Malau)

Dedi, warga yang setiap hari melintas di jalan itu juga mengaku tumpukan sampah di dekat jembatan gentong itu sudah sering terjadi dan bukan hal baru.

"Yang buang sampah di sana kebanyakan pengendara yang melintas. Tapi ada juga warga atau pedagang di sekitar lokasi," katanya.

Menurutnya kesadaran warga untuk membuang sampah di tempat yang telah disediakan sangat rendah.

"Buktinya biar sudah dipasang plang larangan buang sampah plus sanksinya bagi pembuang sampah di sana, toh sampah masih tetap menumpuk aja di sana," kata Dedi.

Oleh sebab itu Dedi dan sejumlah warga lain mempertanyakan sikap tegas Pemkot Depok dalam memberlakukan sanksi bagi pembuang sampah bukan pada tempatnya atau secara sembarangan .

"Harus ada petugas yang jaga dan tangkap tangan pembuang sampahnya, biar jera," kata dia.

Ruang terbuka hijau (RTH) di Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Depok, yang berubah fungsi menjadi tempat pembuangan sampah.
Ruang terbuka hijau (RTH) di Jalan Proklamasi, Sukmajaya, Depok, yang berubah fungsi menjadi tempat pembuangan sampah. (warta kota/Budi Sam Law Malau)

Pantauan Warta Kota, tumpukan sampah dalam kantong plastik menumpuk di salah satu sudut RTH di Jalan Proklamasi itu, Tepatnya  di dekat jembatan gentong .

Keberadaannya merusak pemandangan taman kota yang sudah tampak terawat. Bau busuk akan menyengat hidung saat area tumpukan sampah itu didekati.

Tak jauh dari tumpukan sampah itu terdapat plang berukuran sekitar 2x3 meter warna kuning yang berisi tulisan larangan membuang sampah di tempat itu. Tulisan di plang itu juga mencantumkan kutipan Perda Kota Depok tentang larangan membuang sampah berikut sanksi denda yang bisa dikenakan ke pembuang sampah.

Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Kusumo, belum dapat memberikan keterangan ketika Warta Kota mengontak sekaligus mengirimkan pesan untuk meminta konfiomasi terkait hal ini, Minggu (19/11/2017).  Pesan aplikasi smartphone dan sambungan telepon yang dilakukan Warta Kota, belum mendapatkan respon.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved