Home »

News

» Jakarta

Pemprov DKI Pekerjakan Intelijen, tapi Gajinya Mengenaskan

Pemprov DKI Jakarta diam-diam mempekerjakan ribuan intelijen di tingkat kelurahan.

Pemprov DKI Pekerjakan Intelijen, tapi Gajinya Mengenaskan
pixabay.com
ILUSTRASI 

WARTA KOTA, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta diam-diam mempekerjakan ribuan intelijen di tingkat kelurahan.

Mereka tergabung dalam Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Pembinanya adalah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DKI Jakarta (Bakesbangpol DKI).

"Di setiap kelurahan ada lima intel FKDM," ujar Kepala Bakesbangpol Darwis M Adji usai apel akbar penanggulangan bencana di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (18/11/2017).

Baca: Tiga Tahun Jokowi-JK, SBY: Jika Ada yang Menganggap Pemerintahan Kali Ini Selalu Sukses, Tidak Jujur

Ia menegaskan, kinerja para intelijen swasta itu tidak bertubrukan dengan Badan Intelijen Daerah (Binda). Justru, Intel FKDM menguatkan kinerja Binda. Sebab, tersebar hingga level wilayah terendah.

"FKDM bersinergi dengan Binda, karena FKDM juga dibina oleh Binda," kata Darwis.

Intel FKDM akan amat berperan di tahun politik pada 2018 dan 2019. Gangguan keamanan diprediksi akan tinggi di dua tahun politik itu.

Baca: Survei Litbang Kompas: TNI Kalahkan KPK Sebagai Lembaga Bercitra Paling Baik, DPR Paling Buncit

"Makanya intel FKDM ini akan diberikan pelatihan khusus," ucap Darwis.

Mereka diharapkan dapat memantau gerakan-gerakan aneh di wilayahnya masing-masing. Celakanya, upah intel FKDM amat rendah. Bahkan jauh lebih rendah ketimbang PPSU, pasukan biru, maupun pasukan lainnya di bawah SKPD.

Saat UMP DKI 2017 sebesar Rp3,6 juta per bulan, uang lelah atau honor ketua FKDM hanya Rp 2 juta per bulan, sedangkan uang lelah intel FKDM di tingkat kecamatan Rp 1,9 juta per bulan, dan uang lelah intel FKDM di tingkat kecamatan Rp 1,8 juta per bulan.

Baca: Dirjen Dukcapil Kemendagri Perintahkan Kelurahan di DKI Cetak KTP-e Semua Pemohon

Untungnya, intel FKDM sebagian besar memiliki pekerjaan pokok. Ada yang bekerja sebagai guru, aktif di ormas, parpol, karyawan swasta, dan lainnya.

Untuk tahun 2018, gaji FKDM juga tak bakal naik drastis. Pemprov DKI hanya menganggarkan Rp 2,2 milliar. (*)

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help