WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Aplikasi Qlue Tetap Digunakan Walau Layanan Pengaduan Masyarakat di Kecamatan Diterapkan

Sebelumnya layanan pengaduan bagi masyarakat dilakukan di Balai Kota ketika massa kepemimpinan Ahok.

Aplikasi Qlue Tetap Digunakan Walau Layanan Pengaduan Masyarakat di Kecamatan Diterapkan
KOMPAS.com/Andri Donnal Putera
Ilustrasi 

WARTA KOTA, JATINEGARA -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membuka layanan pengaduan di setiap Kecamatan, yang akan dilaksanakan mulai Sabtu (18/11/2017) besok.

Sebelumnya layanan pengaduan bagi masyarakat dilakukan di Balai Kota ketika massa kepemimpinan Ahok.

Namun saat ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan sistem pengaduan dilakukan di setiap kecamatan.

Anies menilai pengaduan dilakukan di kecamatan agar masayarakat tak perlu datang ke Balai Kota sehingga jika ada warga yang memiliki masalah dapat diselesaikan di tingkat kecamatan.

"Kita akan membuka kecamatan untuk menerima pengaduan dari warga yang menyangkut masalah-masalah yang dihadapi oleh warga, masalah apa pun juga, bawa ke kecamatan," kata Anies, beberapa waktu lalu.

Namun sebelum adanya sistem pengaduan di Kecamatan, pemerintah provinsi DKI Jakarta pernah meluncurkan program Smart City pada Desember 2014 lalu.

Program tersebut akan mempermudah kinerja aparat Pemprov DKI agar cepat merespons keluhan dari warga. Adapun program Jakarta Smart City bertumpu pada dua aplikasi, yakni Qlue dan Cepat Respons Opini Publik (CROP).

Qlue adalah aplikasi yang diperuntukkan bagi warga. Cara kerjanya mirip dengan media sosial.

Walaupun sistem pengaduan masyarakat dilakukan di setiap Kecamatan pada hari Sabtu, aplikasi Qlue tetep berjalan seperti biasa, bahwa warga tetap dapat menuliskan aduan permasalah dengan mengunakan sistem aplikasi Qlue.

"Untuk aplikasi Qlue tetap berjalan, walaupun memang ada kebijakan baru pengaduan masyarakat di Kecamatan," kata Camat Jatinegara, Nasrudin Abu Bakar, Jumat (17/11/2017).

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help