WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

100 Hari Anies Sandi

Sandiaga Klaim Selama 10 Tahun Angka Kemiskinan di Jakarta Tidak Turun Sama Sekali

Wakil Gubernur DKI, Sandiaga S Uno, menyampaikan, selama 10 tahun belakangan angka kemiskinan di Jakarta tidak turun sama sekali.

Sandiaga Klaim Selama 10 Tahun Angka Kemiskinan di Jakarta Tidak Turun Sama Sekali
antaranews.com
Sandiaga S Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga S Uno, menyampaikan bahwa selama 10 tahun belakangan ini angka kemiskinan tidak turun sama sekali.

Sandiaga mengatakan, hal yang disampaikannya itu
merupakan basil pertemuan bersama Tim Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.

"Kemarin kami rapat sampai malam untuk memetakan kemiskinan di DKI Jakarta. Walaupun angkanya terendah di nasional, tapi sepuluh tahun terakhir mulai dari 2007 sampai 2017 tidak mengalami penurunan sama sekali," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.

"Ada yang secara fundamental pendekatan yang dilakukan oleh kebijakan ekonomi, belum dapat menurunkan angka kemiskinan," katanya.

Menurut dia hal itu yang harus diubah dala jangka waktu lima tahun ke depan.

"Lembaran baru bahwa program kita adalah memfokuskan pada pendidikan dan kesehatan," kata Sandiaga.

Baca: Sandiaga Uno Sampaikan Tiga Gagasan Atasi Kemacetan Jakarta, Semuanya Sudah Diterapkan Ahok

Menurutnya dengan fokus pada pendidikan, kesehatan dan peningkatan kesejahteraan di masyarakat, maka angka kemiskinan pada lima tahun ke depan diharpakan bisa diturunkan.

Dikatakan pula walaupun secara nasional angka kemiskinan di DKI tergolong yang terendah tapi ia merasa perlu mengingatkan bahwa Jakarta adalah ibukota Indonesia, yang tengah menuju 10 besar dari 16 besar pertumbuhan ekonominya.

Baca: Separuh Lebih APBD DKI 2018 Habis Buat Anies-Sandi Penuhi Janji Kampanye

"Jadi kita harus turunkan angka kemiskinan secara signifikan dengan terobosan-terobosan kebijakan yang insyaallah bisa memperbaiki pendidikan, kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan," kata Sandiaga.

Pada Maret 2017 koefesien rasio DKI Jakarta itu berada pada angka 0,413. Jadi bukan hanya kemiskinan tapi juga ada ketimpangan cukup signifikan.

"Hal itu akan dimonitor terus dengan Basis Data Terpadu. Kebetulan kantornya tim Penanggulangan Percepatan Kemiskinan itu dekat Balaikota DKI Jakarta," katanya.

Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help