WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

100 Hari Anies Sandi

Tragis, Gubernur Baru Pendapatan PNS DKI Justru Anjlok Tahun 2018

Pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta harus siap-iap mengalami penurunan pendapatan tahun 2018.

Tragis, Gubernur Baru Pendapatan PNS DKI Justru Anjlok Tahun 2018
WARTA KOTA/THEO YONATHAN SIMON LATURIUW
Salah satu PNS yang mulai ikut-ikutan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, memakai sepatu lari yang dipadukan dengan seragam dinas. 

WARTA KOTA, GAMBIR-Pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta harus bersiap mengalami penurunan pendapatan pada tahun 2018.

Pada awal pemerintahan Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno (Anies-Sandi), Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI akan menerapkan sistem remunerasi baru.

Sistem pemberikan tunjangan kesejahteraan yang akan berlaku 2018 berbeda dengan sistem yang berlaku tahun 2017 ketika Gubernur DKI masih dijabat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok maupun Djarot Saiful Hidayat.

Informasi yang diperoleh Wartakotalive.com, Badan Kepegawaian Pemprov DKI Jakarta (BKD DKI) sudah selesai membuat skema baru penghitungan tunjangan kinerja daerah (TKD).

Baca: Kelar! Anies Baswedan Setuju Pemotongan TKD PNS

Hal itu akan membuat beberapa posisi atau jabatan mengalami kenaikan pendapatan dan sejumlah posisi lainnya harus pasrah TKD-nya menurun.

Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarif, membenarkan BKD DKI sudah memiliki skema baru penghitungan TKD.

Baca: Anggota DPRD DKI Minta Tunjangan Seharga Mercy

"Saya sudah telepon Prof Agus (Kepala BKD DKI). Katanya dia sudah punya skema baru," kata Syarif kepada Wartakotalive.com di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Komisi A dan BKD DKI belum bisa membahas skema baru itu lantaran masih ada tahapan pembahasan APBD 2018 usai KUA-PPAS APBD 2018 ditetapkan, Selasa malam.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help