WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pasar Pramuka Jakarta Timur Tampil sebagai Pasar Perrtama Sadar BPJS Ketenagakerjaan

Pasar Pramuka di Matraman, Jakarta Timur ditetapkan sebagai Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan pertama di Indonesia.

Pasar Pramuka Jakarta Timur Tampil sebagai Pasar Perrtama Sadar BPJS Ketenagakerjaan
Warta Kota/Feryanto Hadi
Penyerahan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada sejumlah pedagang di Pasar Pramuka Palmeriem, Matraman Jakarta Timur, Rabu (15/11/2017). Setelah ratusan pedagang Pasar Pramuka mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. kini Pasar Pramuka menjadi pasar pertama yang ditetapkan sebagai Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia. 

RAWAMANGUN, WARTAKOTA--Ratusan pedagang Pasar Pramuka di Jalan Pramuka Raya, Matraman, Jakarta Timur berbondong-bondong mendaftarkan diri menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Momentum ini menjadikan Pasar Pramuka menjadi pasar pertama yang ditetapkan sebagai Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan di DKI Jakarta.

Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Endro Sucahyono mengapresiasi strategi promosi yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Rawamangun. Pasanya kantor cabang ini  mampu menjangkau pekerja informal, khususnya pedagang dan karyawan pasar.

"Ini baru pertama kali terjadi di Indonesia dimana ratusan pedagang dan karyawan di pasar tradisional masuk bersamaan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Tentunya ini berkat kesadaran para pedagang betapa pentingnya jaminan sosial," kata Endro usai penyerahan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada sejumlah pedagang di Pasar Pramuka, Rabu (15/11).

Endro mengharapkan, ke depan para pedagang di seluruh pasar tradisional di Jakarta memiliki kesadaran yang sama dan masuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. "Ini tugas kawan-kawan di lapangan untuk melakukan sosialisasi secara masif dan efektif tentang manfaat jaminan sosial ini," imbuhnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Rawamangun Moch. Triyono menambahkan, sebelumnya pihaknya melakukan beberapa kali sosialisasi di pasar itu sebelum akhirnya para pedagang dan karyawannya mantab mengikuti program yang ditawarkan.

"Ini semata-mata demi meningkatkan kesejahteraan mereka, khususnya karyawan toko yang selama ini mendapatkan upah tidak besar namun tidak ada jaminan terhadap risiko kerja. Mereka tampak antusias dan bergembira sekali," jelasnya.

Saat ini, imbuh Triyono, sudah ada 500 pedagang dan karyawan di Pasar Pramuka yang mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Pasar Pramuka merupakan pasar tematik yang dikelola PD Pasar Jaya yang mengkhususkan penjualan obat-obatan. Kepala Pasar Pramuka, Ajie Ruslan, menyebut, dari 403 kios yang terisi, terdapat ribuan pekerja yang selama ini tidak mendapat jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Diharapkan nanti semua pekerja toko bisa bergabung karena manfaatnya memang sangat besar," ujarnya.

Manajer Bidang SDM PD Pasar Jaya Budi Santoso menyatakan, Pasar Jaya memiliki salah satu fungsi pokok yakni mengayomi pedagang. Dalam hal ini, kehadiran BPJS Ketenagakerjaan diharapkan mampu memberikan jaminan kerja dan lebih penting bisa meningkatkan produktifitas para pedagang serta karyawannya.

"Oleh karena itu kami sangat rerbuka dan bersyukur Pasar Pramuka dipilih menjadi pionir pasar yang sadar BPJS Ketenagakerjaan. Mungkin nantinya bisa berkelanjutan seluruh pasar bisa mendapat pengayoman dalam hal ini BPJS Ketenagakerjaan.

Lili (50) karyawan toko obat Restu bersyukur kini telah mendapatkan jaminan keselamatan kerja. "Saya kerja di sini dari tahun 1996, baru kali ini bisa lega karena kalau terjadi apa-apa ada yang nanggung. Saya sebelumnya tahunya cuma BPJS Kesehatan saja," tuturnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help