WartaKota/
Home »

Sport

» MotoGP

Michael Van Der Mark Mulai Ketagihan Tunggangi Motor MotoGP

Van Der Mark mengaku masih sangat penasaran bagaimana menaklukkan kuda besi yang mampu melesat hingga maksimal 35o km perjam tersebut.

Michael Van Der Mark Mulai Ketagihan Tunggangi Motor MotoGP
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Rabu (15/11/2017) halaman 12 

WARTA KOTA.COM - Dua kali finis di urutan buncit alias paling belakang saat malakoni balap MotoGP, tidak membuat rasa penasaran pebalap Superbike, Michael Van Der Mark pupus.

Dia justru makin penasaran dan ketagihan menunggangi motor Yamaha YZR-M1 milik tim Monster Yamaha Tech3.

Selepas start, Van Der Mark berusaha tenang dan memusatkan konsentrasi untuk menguasai tenaga yang dimuntahkan mesin.

Meski mengaku belum terlalu berani memaksimalkan kecepatan jet darat beroda dua tersebut, namun pebalap berdarah campuran Belanda-Ambon ini, tidak akan pernah lupa ketika merasakan kecepatan mencapai 320 km per jam di seri balap terakhir MotoGP, di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, akhir pekan lalu.

Seperti dilansir Motorsport dan GPOne, Van Der Mark menyatakan bahwa dirinya masih sangat penasaran bagaimana menaklukkan kuda besi yang mampu melesat hingga maksimal 35o km perjam tersebut.

"Saya bingung dan penasaran, sepertinya bukan saya yang mengendalikan motor, tapi sebaliknya. Tenaganya begitu besar dan tidak mudah. Mungkin ini dirasakan semuanya dan butuh waktu untuk memahaminya. Tapi, selain penasaran, saya juga menajdi ketagihan dengan teknologi yang dibangun pada motor ini," kata Van Der Mark.

Baca: Paolo Cannavaro: Italia Sudah Kehilangan Piala Dunia Sejak 15 Tahun yang Lalu

Ini adalah kali kedua Van der Mark mencicipi kelas MotoGP. Van Der Marik dipanggil Yamaha untuk menjadi pengganti Jonas Folger pada MotoGP Malaysia 2017 di Sirkuit Sepang, dua pekan lalu.

Kala itu, pembalap berdarah Indonesia tersebut finis di urutan ke-16. Sayang, ia gagal memperbaiki catatannya pada MotoGP Valencia. Kali ini, Van der Mark finis di urutan ke-17.

Van der Mark mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Yamaha Tech3, Herve Poncharal, karena Poncharal telah memberikan kepercayaan kepada Van der Mark setelah sebelumnya gagal menjadi pembalap pengganti Valentino Rossi.

Van der Mark mengungkapkan bahwa jika dirinya kembali diminta untuk membalap bersama Yamaha Tech 3, dia tidak akan berpikir dua kali untuk menerimanya.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Rabu (15/11/2017)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help