WartaKota/
Home »

Sport

» Basket

Kompetisi Basket Putri Digelar dengan Dukungan Gotong-Royong

Danny tidak menampik bahwa Perbasi masih cukup kesulitan memberikan dana secara utuh untuk basket putri Indonesia.

Kompetisi Basket Putri Digelar dengan Dukungan Gotong-Royong
Tim basket putri Indonesia berhasil menjadi juara pada ajang FIBA 3x3 U18 Asia Cup 2017, di Cyberjaya, Malaysia. Pada laga final, Minggu (28/5/2017), Indonesia menang 13-6 atas Malaysia. (Kompas.com/PP Perbasi) 

WARTA KOTA.COM - Kompetisi basket putri Indonesia berjudul Srikandi Cup siap digelar.

Meski dengan dukungan dana gotong-royong, pertandingan akan segera digelar dan pebasket putri telah siap menyajikan aksi terbaik mereka. 

Koordinator Srikandi Cup, Deddy Setiawan mengungkapkan bahwa pihaknya tidak ingin menyembunyikan apa yang selama ini terjadi dalam perhelatan kompetisi basket putri di Tanah Air.

"Saya menyebut kompetisi ini terselenggara dari dukungan dana gotong royong, karena sebenarnya pendanaan leb ih besar dari pihak tim atau pemilik klub. Perbasi (Persatuan Basket Seluruh Indonesia) membantu dari sisi operasional perangkat pertandingan, seperti tenaga wasit," kata Deddy, saat peluncuran Srikandi Cup di TVRI, Senayan, Jakarta.

Namun, Deddy tidak merasa kecil hati, karena akhirnya sebagian pertandingan Srikandi Cup bakal disiarkan langsung oleh TVRI.

Meski hanya menyiarkan dua pertandingan secara langsung dari total 80 laga yang bakal tersaji, pemilik klub basket Merpati Bali ini, yakin bakal muncul semangat yang baru dari pebasket putri.

"Saya berterima kasih pada TVRI, karena telah memberikan dukungan dalam bentuk siaran langsung. Tentunya, ini menjadi semangat pebasket putri, karena semangat mereka akan menjadi modal permainan yang baik dan membawa mereka sebagai calon-calon pebasket tim nasional Asian Games," kata Deddy.

Ketua Umum Perbasi, Danny Kosasih, mengakui bahwa selama ini dirinya tidak menyangka telah berjalan kompetisi basket putri.

Dia tidak menampik bahwa Perbasi masih cukup kesulitan memberikan dana secara utuh untuk basket putri Indonesia.

"Saya akui semua yang terlah berjalan membuat saya salut. Tidak menyangka dengan gotong-royong ini semua berjalan. Memang kondisi Perbasi tidak cukup baik dalam hal pendanaan, tapi kami tetap mencoba membantu dalam hal perangkat pertandingan," kata Danny.

Sementara itu, sejumlah pebasket putri yang hadir mewakili tim juga memiliki harapan yang besar atas bergulirnya lagi kompetisi basket putri.

Menurut mereka, meski kadang terasa seperti dianak tirikan, tapi bukan berarti mereka tidak dapat menorehkan prestasi di ajang internasional. Karena, sampai saat ini hasil perekrutan pebasket putri untuk timnas masih bisa menorehkan hasil medali perak di ajang SEA Games.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Rabu (15/11/2017)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help