WartaKota/

Soleh Solihun Tidak Mau Menggurui di Mau Jadi Apa

Tidak hanya menjadi sutradara, Soleh Solihun juga menjadi penulis skenario dan menjadi bintang utama.

Soleh Solihun Tidak Mau Menggurui di Mau Jadi Apa
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Bekerjasama dengan sutradara Monty Tiwa yang juga bersama rumah produksi Starvision dan Millenia, Soleh Solihun mengangkat kisah nyatanya selama ia menjalani pendidikan di Universitas Padjajaran (Unpad), Jatinangor, Jawa Barat. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Komika dan aktor Soleh Solihun (38) mencoba mengepakkan sayapnya, menjadi sutradara film layar lebar selain dirinya berbakat dalam berakting dan melucu lewat stand up comedy nya.

Soleh pun membuat cerita nostalgianya semasa kuliah untuk diangkat kedalam film layar lebar, yang bertajuk 'Mau Jadi Apa'.

Tidak hanya menjadi sutradara, pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, 2 Juni 1979 itu juga menjadi penulis skenario dan menjadi bintang utama.

Soleh menegaskan, dirinya tidak mau mengurui orang-orang yang sudah terlibat dalam film layar lebar lebih dahulu dari dirinya.

"Bukan maksud untuk begitu (menggurui) atau bisa mengerjakan semuanya. Tetapi, saya ingin berbagi, lewat film ini saya mau bercerita fase hidup saya yang pernah saya alami," kata Soleh Solihun

Hal itu ia katakan ketika mengunjungi Warta Kota, di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (14/11/2017) untuk mempromosikan film 'Mau Jadi Apa', bersama dengan Anggika Bolsterli, Aci Resti, Adjis Doa Ibu, dan Yusril Fahriza.

"Saya pengin menghibur dan menginspirasi orang yang masih tersesat daalam hidupnya," sambungnya.

Soleh menambahkan, mengenai ingin unjuk gigi kebolehannya dalam menyutradarai, menulis skenario, dan menjadi bintang utama dalam satu film tersebut, tidak menjadi prioritasnya dalam film Mau Jadi Apa.

"Kalau mau nunjukin, itu nomor 2. Yah saya mau berbagi cerita saya aja dalam sebuah film," ucapnya.

Bintang film 'Cerita Brontosaurus', 'Manusia Setengah Salmon', 'Adriana', 'Aku Cinta Kamu' 'Comic 8: Casino King part 1', 'Comic 8: Casino King part 2', dan 'Hangout' itu mengatakan ia bekerjasama dengan Monty Tiwa dalam film perdananya.

Soleh menjelaskan bahwa pembagian tugasnya ialah Soleh mencoba mindirect ceritanya, sementara Monty menangani teknis shootingnya.

"Menggaet Monty Tiwa itu sadar diri karena saya belum tahu teknisnya. Kalau mau mencantumkan nama saya sebagai sutradara, saya bekerja sama dengan Monty. Karena cuman dia yang bisa buat saya lebih lucu. Selera humor saya dan Monty nyambung dan setipe," jelasnya.

"Kedua monty bisa mewujudkan apa yang ada dalam ide saya. Jadi pada prakteknya monty mewujudkaan ide kreatifitaas di kepala saya. Dia menjelaskan detail kepada saya soal teknisnya. Saaling melengkapi lah sama Monty. Monty kuat di dramanya juga," tambahnya.

Lanjut Soleh, ia mencoba mengemas Mau Jadi apa tidak hanya menonjolkan sisi genre komedinya. Tetapi, mantan Jurnalis itu mencoba mencampurkannya dengan genre drama.

"Film ini bukan cuman ketawa, ada drama yang ada isi dan pesannya," ujar Soleh Solihun.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help