WartaKota/

Masinton Pasaribu: Banci Amat KPK Ini, Apa-apa Minta Bantu Presiden Terus

Menurut Masinton, selama berjalannya Pansus, telah ditemukan berbagai fakta pelanggaran yang dilakukan oleh KPK.

Masinton Pasaribu: Banci Amat KPK Ini, Apa-apa Minta Bantu Presiden Terus
TRIBUNNEWS.COM/SENO TRI SULISTIYONO
Masinton Pasaribu 

WARTA KOTA, SENAYAN - Anggota Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Masinton Pasaribu menilai KPK telah melakukan pembangkangan konstitusi, dengan tidak pernah hadir di pansus tersebut.

"Kalau dilihat apa yang dilakukan KPK, sekarang tidak datang ke DPR itu jelas-jelas pembangkangan konstitusi. Ada satu institusi merasa paling hebat, dia mengajarkan bangsa ini untuk anarki," kata Masinton di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (14/10/2017).

Dengan sikap para pimpinan yang enggan datang ke Gedung DPR untuk mengikuti Pansus Angket KPK, maka, kata Masinton, wajar saja jika pihak yang berstatus tersangka oleh lembaga anti-rasuah tersebut, tidak hadir setiap akan diperiksa.

Baca: Jokowi Ingin Sistem Belajar 60 Persen di Luar 40 Persen di Ruangan

"Kalau‎ ada yang dipanggil KPK, wajar juga dia tidak datang, dia aja tidak datang ketika dipanggil DPR. Dia (KPK) mengajarkan kita semua untuk tidak patuh terhadap institusi," ujar Masinton.

Menurut Masinton, selama berjalannya Pansus, telah ditemukan berbagai fakta pelanggaran yang dilakukan oleh KPK, sehingga diperlukan langkah pembenahan internal. Karena jika dibiarkan, dapat menimbulkan kerusakan hukum di Indonesia.

‎"Enggak lah (Presiden tidak perlu turun tangan), banci amat KPK ini, apa-apa minta bantu presiden terus. Jangan seret-seret Presiden, ini tugas aparat konstitusi dan penegak hukum," tutur Masinton. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help