WartaKota/
Home »

Video

Maling Motor Babak Belur Dihajar Warga di Pulogadung

Sumarto (54) babak belur dihajar massa ketika tepergok mencuri sepeda motor yang terparkir di sebuah rumah di Pulogadung, Jakarta Timur.

Maling Motor Babak Belur Dihajar Warga di Pulogadung
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sumarto (54) babak belur dihajar massa ketika tepergok mencuri sepeda motor yang terparkir di sebuah rumah di Jalan Kayu Mas Timur Raya RT 07/03 Pulogadung Jakarta Timur pada Senin (13/11/2017) sekitar pukul 12.00. 

WARTA KOTA, PULOGADUNG - Seorang pria yang diketahui bernama Sumarto (54) babak belur dihajar massa ketika tepergok mencuri sepeda motor yang terparkir disebuah rumah.

Aksi tersebut dilakukan di Jalan Kayu Mas Timur Raya RT 07/03 Pulogadung Jakarta Timur, sekitar pukul 12.00 wib. Senin (13/11/2017).

Kapolsek Pulogadung, Kompol Sukadi mengatakan bahwa peristiwa tersebut dapat digagalkan ketika Dedi (28) korban mendengar suara alarm motornya berbunyi terus menerus.

Selanjutnya ia, dan beberapa saksi mencari sumber suara tersebut.

"Korban melakuan pengecekan, dan ternyata setelah di cek diketahui motor korban sedang didorong oleh pelaku, kemudian korban dan saksi berteriak maling," kata Sukadi saat dikonfirmasi, Senin (13/11/2017).

Baca: Kemendikbud Luncurkan Kompetisi Sepak Bola Gala Siswa 2018

Teriakan pelaku tersebut mengundang perhatian warga sekitar, alhasil warga yang melihat langsung mengejar pelaku. Bahkan pelaku sempat dihakimi oleh warga sebelum akhirnya diamankan ke Polsek Pulogadung.

Saat ini pelaku tengah menjalani pengobatan di Rs polri Kramat Jati dan selanjutnya akan dimintai keterangan.

Menurut Sukadi, pelaku melakukan aksinya hanya seorang diri, bahkan dari rekam jejak pelaku, diketahui bahwa pelaku sempat mendekam dibalik jeruji besi hingga akhirnya bebas.

"Iya dia spesialis ranmor, dia juga pernah masuk penjara dengan kasus yang sama, untuk sementara hanya satu orang saja," katanya.

Dari penangkapan tersebut polisi menyita sejumlah barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat, warna hitam, No. Pol B-4499-TNC dan anak kunci leter L, gagang kunci leter L, alat pembuka blok magnet, anak kunci duplikat yang digunakan pelaku saat menjalakan aksinya.

Baca: Wisatawan Ingin Jalan-jalan Murah dan Mengunjungi Tempat-tempat Baru

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 4e dan 5e KUHP tentang tidak pidana pencurian, di ancam dengan hukuman tujuh tahun penjara.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help