WartaKota/

Kegelisahan Soleh Solihun Bikin Mau Jadi Apa Bergenre Komedi yang Menghibur

Soleh mencoba menggarapnya untuk menjawab keraguan mahasiswa, yang masih bingung untuk menentukan jati dirinya.

Kegelisahan Soleh Solihun Bikin Mau Jadi Apa Bergenre Komedi yang Menghibur
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Bekerjasama dengan sutradara Monty Tiwa yang juga bersama rumah produksi Starvision & Millenia, Soleh Solihun mengangkat kisah nyatanya selama ia menjalani pendidikan di Universitas Padjajaran (Unpad), Jatinangor, Jawa Barat. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Tidak hanya bakat menulis sebagai jurnalis, rupanya, komika dan aktor Soleh Solihun (38) mencoba bakat baru menjadi sutradara dalam film komedi.

Film bertajuk 'Mau Jadi Apa', Soleh mencoba menggarapnya untuk menjawab keraguan mahasiswa, yang masih bingung untuk menentukan jati dirinya.

Bekerjasama dengan sutradara Monty Tiwa yang juga bersama rumah produksi Starvision & Millenia, Soleh mengangkat kisah nyatanya selama ia menjalani pendidikan di Universitas Padjajaran (Unpad), Jatinangor, Jawa Barat.

Bekerjasama dengan sutradara Monty Tiwa yang juga bersama rumah produksi Starvision & Millenia, Soleh Solihun mengangkat kisah nyatanya selama ia menjalani pendidikan di Universitas Padjajaran (Unpad), Jatinangor, Jawa Barat.
Bekerjasama dengan sutradara Monty Tiwa yang juga bersama rumah produksi Starvision & Millenia, Soleh Solihun mengangkat kisah nyatanya selama ia menjalani pendidikan di Universitas Padjajaran (Unpad), Jatinangor, Jawa Barat. (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

"Jadi, film Mau Jadi Apa ini cerita nostalgia saya selama kuliah tujuh tahun di Unpad. Yah ini nostalgia saya yang dibayar," kata Soleh Solihun ketika berkunjung ke kantor Warta Kota, di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (14/11/2017), dimana dalam film Mau Jadi Apa, tidak hanya menjadi sutradara tetapi Soleh juga menjadi pemeran utamanya.

Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, 2 Juni 1979 itu menambahkan, Mau Jadi Apa ingin membuat masyarakat khususnya para remaja yang sedang kuliah, untuk bisa menentukan jati dirinya ketika menjalankan pendidikan dibangku perkuliahan.

"Memang ini ceritanya tuh mengangkat sebuah cerita seseorang atau mahasiswa yang mencari jati diri. Terkadang mahasiswa juga suka bingung untuk menenukan jati dirinya 'Mau Jadi Apa' ketika kuliah," ucapnya.

"Yah saya disini mencoba mengangkat kisah tersebut yang saya jadikan film dan dimuat kedalam sebuah novel. Jadi mengangkat kisah nyata kurang lebih dan mencari jati diri," tambahnya.

Lanjut Soleh, bintang film 'Cerita Brontosaurus', 'Manusia Setengah Salmon', 'Adriana', 'Aku Cinta Kamu' 'Comic 8: Casino King part 1', 'Comic 8: Casino King part 2', dan 'Hangout itu mengaku proses pembuatan filmnya itu adalah karya yang dadakan.

Karena, Soleh mengatakan ketika diberikan kesempatan yang ia anggap sebuah tantangan itu, ia baru bisa mengangkat kisah nyata tentang dirinya saat kuliah.

"Ini dadakan. Ditatwarin dan langsung produksi. Jadi yah menggaarap ceritanya itu dua hari, ridingnya selama dua minggu, yah proses syutingnya kurang lebih 20 hari, lalu juga buat novel. Saya pas ditawarin yah langsung ambil aja. Saya tipe ada kesemptan saaya ambil. Kalau berani langsung ambil," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help