WartaKota/

Istri Setya Novanto Juga Kirim Surat Keterangan Sakit Saat Dipanggil KPK

Deisti akan diperiksa dalam kapasitas sebagai mantan Komisaris PT Mondialindo Graha Perdana.

Istri Setya Novanto Juga Kirim Surat Keterangan Sakit Saat Dipanggil KPK
Istimewa
GEDUNG Komisi Pemberantasan Korupsi RI 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Istri Setya Novanto, Deisti Astiani Tagor, mengirimkan surat keterangan sakit dan tidak datang saat dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Akibatnya KPK akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap istri Setya Novanto tersebut.

Deisti sebenarnya dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi pada Jumat (10/11/2017) lalu.

Pada pemanggilan pertama, Deisti tidak hadir dan mengirimkan surat keterangan sakit.

"Kami ingatkan agar yang bersangkutan mematuhi aturan hukum dan hadir memenuhi panggilan penyidik," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Selasa (14/11/2017).

Ia akan diperiksa untuk tersangka mantan Direktur Utama PT Quadra Solutions, Anang Sugiana Sudihardjo.

Namun, Deisti tidak hadir memenuhi pemanggilan penyidik.

Dalam surat keterangan dokter, Deisti memerlukan waktu istirahat selama satu pekan.

Menurut Febri, sesuai jadwal yang diberikan penyidik, Deisti akan diperiksa pada Senin pekan depan.

Deisti akan diperiksa dalam kapasitas sebagai mantan Komisaris PT Mondialindo Graha Perdana.

Berdasarkan bukti yang dimiliki KPK, PT Mondialindo adalah pemilik saham terbesar PT Murakabi Sejahtera, salah satu peserta lelang proyek e-KTP.

Bahkan, kedua perusahaan tersebut memiliki alamat kantor yang sama, yakni di Lantai 27 Gedung Menara Imperium, Kuningan, Jakarta.

Adapun, kantor tersebut dimiliki oleh Setya Novanto sejak tahun 1997 hingga 2014.

Tidak cuma Deisti, dua anak dan keponakan Novanto juga tercatat pernah memiliki saham, baik di PT Mondialindo maupun PT Murakabi Sejahtera.(Abba Gabrillin)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Dipanggil KPK, Istri Setya Novanto Juga Beralasan Sakit

Editor: murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help