WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Buni Yani Sempat Mengaku Telah Memotong Kata 'Pakai' pada Transkrip Pidato Ahok

Hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan bukti menyebutkan jika Buni Yani terbukti menghilangkan kata 'pakai' dalam transkrip pidato Ahok.

Buni Yani Sempat Mengaku Telah Memotong Kata 'Pakai' pada Transkrip Pidato Ahok
Kompas TV
Jaksa Irfan akan melaporkan Buni Yani ke polisi dengan tuduhan menghina persidangan. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Pernyataan Buni Yani terkait pemenggalan kata 'pakai' dalam transkrip pidato mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama termasuk dalam materi utama Sidang Putusan atas kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian dengan terdakwa Buni Yani di Pengadilan Negeri Bandung Kelas 1A pada Rabu (14/11/1).

Dalam paparannya, Hakim Anggota Majelis Hakim, Tardi menyebutkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan bukti berupa screenshoot halaman facebook menyebutkan jika Buni Yani terbukti tidak menyempatkan kata 'pakai' dalam transkrip pidato Ahok-sapaan Basuki Tjahaja Purnama.

Padahal, sesuai dengan rekaman video Ahok yang menyinggung Surat Al Maidah ayat 51 saat berada di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada tanggal 27 September 2016, Ahok mengingatkan kepada warga Pulau Pramuka agar jangan mau dibohongi pakai surat Al Maidah untuk memilih Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu.

'Bapak Ibu nggak bisa pilih saya, karena dibohongin (pake) surat Al Maidah 51 macem-macem itu. Itu hak bapak ibu ya. Jadi kalau bapak ibu perasaan nggak bisa pilih nih, karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya, gapapa. Karena ini kan hak pribadi bapak ibu. Program ini jalan saja. Jadi bapak ibu nggak usah merasa nggak enak. Dalam nuraninya nggak bisa pilih Ahok', penggalan transkrip pidato Ahok dalam kunjungan di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September 2016.

Lebih lanjut diungkapkannya, tidak dicantumkannya kata 'pakai' dinilai saksi menuai kontroversi dan melencengkan makna kalimat Ahok sebenarnya, yakni semula mengingatkan warga agar jangan mau dibohongi politisi dengan tidak memilihnya dengan memanfaatkan Surat Al Maidah ayat 51 menjadi tidak memilih dirinya karena dibohongi Surat Al Maidah ayat 51.

"Kata 'pakai' tidak dituliskan dalam transkrip video rekaman Ahok oleh terdakwa (Buni Yani) di facebook terdakwa. Hal ini memicu pertentangan dan menjadi viral di media sosial," papar Tardi dalam Sidang Putusan Buni Yani di Pengadilan Negeri Bandung Kelas 1A pada Rabu (14/11/2017).

Hal tersebut bertolak belakang dengan keterangan Buni Yani sebelum Sidang Putusan digelar.

Buni Yani sempat menyebutkan jika dirinya menuliskan transkrip utuh, tanpa memenggal kata 'pakai' yang perdebatkan.

"Itu hanya caption," ungkap kuasa hukum Buni Yani, Aldwin beberapa waktu lalu.

Keterangan tersebut merujuk pada bukti berupa screenshoot halaman facebook Buni Yani yang bertuliskan sejumlah kalimat menanggapi video pidato Ahok.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help