WartaKota/

Buni Yani Divonis Bersalah karena Ada Pasal Misterius

Berdasarkan keterangan para saksi, saksi ahli, serta bukti-bukti yang terungkap di persidangan, seharusnya Buni Yani divonis bebas.

Buni Yani Divonis Bersalah karena Ada Pasal Misterius
Kompas TV
Ilustrasi suasana persidangan Buni Yani. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung Kelas 1A terhadap Buni Yani atas kasus dugaan penyebaran ujaran kebencian secara langsung ditolak kuasa hukum terdakwa.

Mereka pun mengajukan banding sesaat vonis dijatuhi.

Pengacara Buni Yani, Irfan Iskandar menyatakan atas vonis 1,5 tahun penjara yang dijatuhkan kepada kliennya tersebut tidak tepat.

Sebab, menurutnya, berdasarkan keterangan para saksi, saksi ahli, serta bukti-bukti yang terungkap di persidangan, seharusnya Buni Yani divonis bebas.

"Kami langsung menyatakan banding atas vonis majelis hakim. Kami protes," ujar Irfan dalam wawancara dg Radio Elsinta.

Tetapi dalam perkembamgannya jaksa dan majelis hakim.kemudian menjerat Buni Yami dengan pasal memotong atau menambah video. "Padahal Bumi Yani tidak memotong atau menambah, dia hanya mengupload,"

Irfan juga mengatakan bahwa majelis hakim.memunculkan pasal.misterius dalam persidangan, yairu Pasal 32 UU ITE.

"Pasal ini tidak pernah muncul dalam pemeriksaan di kepolisian karena semua tuduhannya melakukan hate speech. Tapi di persidangan tiba-tiba muncul pasal misterius," jelasnya.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum, Andi M Taufik menyatakan pihaknya masih menimbang terkait keputusan kuasa hukum terdakwa. Tetapi apabila terdakwa mengajukan banding, pihaknya dipastikan juga akan kembali mengajukan banding.

"Kalau kita tidak banding, nant kamii tidak bisa ajukan kasasi," ujar Andi.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help