WartaKota/

Korupsi KTP Elektronik

Besok Setya Novanto Kemungkinan Besar Mangkir Lagi dari Panggilan KPK, Ini Dua Alasannya

KPK dijadwalkan bakal memeriksa Setya Novanto sebagai tersangka di kasus dugaan korupsi KTP elektronik, Rabu (14/11/2017) besok.

Besok Setya Novanto Kemungkinan Besar Mangkir Lagi dari Panggilan KPK, Ini Dua Alasannya
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto saat "Topping Off" gedung baru Partai Golkar di DPP Partai Golkar di Jakarta, Minggu (12/11/2017). Gedung baru Golkar bernama Gedung Panca Bakti itu untuk menampung seluruh pengurus Partai Golkar baik organisasi internal DPP maupun organisasi sayap Partai Golkar. 

WARTA KOTA, SENAYAN - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan bakal memeriksa Setya Novanto sebagai tersangka di kasus dugaan korupsi KTP elektronik, Rabu (14/11/2017) besok.

Namun, belum ada kepastian Ketua DPR RI ini bakal hadir. Ketua DPP Partai Golkar Yahya Zaini mengatakan, Novanto masih berpegang pada izin Presiden Joko Widodo untuk memenuhi panggilan KPK.

"Saya belum tahu. Sampai sekarang karena sudah bersurat, pasti pedoman beliau itu (Izin presiden). Surat dari DPR itu," kata Yahya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Baca: Setya Novanto Uji Materi UU KPK, Jusuf Kalla: Namanya Juga Usaha

Menurutnya, Novanto masih bersikeras tidak akan memenuhi panggilan KPK jika belum ada izin dari Presiden.

"Setahu saya gitu pastinya nanti (besok)," ujar Yahya.

Lebih lanjut Yahya mengatakan, apalagi Rabu besok rapat paripurna dengan agenda pembukaan masa persidangan tahun sidang 2017-2018 bakal digelar.

"Biasanya beliau setiap pembukaan hadir ya. Kalau pembukaan biasanya ketua kan, dan biasa ada wakil-wakilnya, kecuali kalau beliau sakit, baru diganti," tutur Yahya. (*)

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help