WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Bandara Soekarno-Hatta Mau Dijual?

Dunia maya dihebohkan dengan cuitan yang mengkritisi dugaan penawaran pengelolaan Bandara Soekarno-Hatta ke pihak asing.

Bandara Soekarno-Hatta Mau Dijual?
WARTA KOTA/ACEP NAZMUDIN
Maskapai Saudi Arabian Airlines resmi beroperasi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (10/7/2017). 

WARTA KOTA, PALMERAH-Langkah Presiden Joko Widodo dalam pembangunan infrastruktur mendapat kritik keras dari netizen hingga sejumlah negarawan.

Bahkan menurut Rizal Ramli, Jokowi dianggap konyol sekaligus menyedihkan karena akan kembali menjual aset strategis milik negara.

Komentar pedas tersebut disampaikan mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia era Kabinet Kerja besutan Jokowi itu lewat akun twitternya @ramlirizal beberapa waktu lalu.

Rizal terlihat geram karena Jokowi kembali membuka kesempatan kepada pihak asing untuk membangun Bandara Soekarno-Hatta.

"Soekarno-Hatta adalah bandara paling menguntungkan, paling cash-rich. Kok malah mau diswastakan — cara berfikir keblinger & konyol. Menyedihkan, ternyata Nawacita &Trisakti hanya jadi slogan, bukan jadi referensi kebijakan. Semakin menjauhkan diri dari cita2 kemerdekaan," tulis Rizal Ramli lewat akun @RamliRizal.

Akun bernama @embay1111 bahkan memperkirakan jika Indonesia akan bangkrut akibat terlilit utang.

Ia merujuk pernyataan John Perkins, pakar ekonomi yang mengaku bekerja dalam jaringan dalam melemahkan ekonomi suatu negara.

Dalam pengakuannya, John mengidentifikasi negara yang memiliki sumber daya alam untuk kemudian mengatur pemberian pinjaman dalam jumlah besar dari Bank Dunia atau salah satu organisasi yang berhubungan dengannya.

Tetapi uang dalam bentuk pinjaman itu tidak pernah benar-benar diberikan kepada negara peminjam.

Sebaliknya, uang tersebut masuk ke sejumlah perusahaan besar untuk membangun proyek infrastruktur di negara tersebut, seperti pembangkit listrik, kawasan industri, pelabuhan dan lainnya. Infrastruktur yang terbangun kemudian dikelola pihak luar negeri, sementara utang semakin besar John dan timnya akan menekan negara tersebut untuk menjual aset negara.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help