WartaKota/
Home »

Video

VIDEO: Bosnya Jadi Tersangka KPK Lagi, Ini Kata Ketua Golkar Depok

Farabi mengaku akan menghormati proses hukum dan mendoakan Setya Novanto tetap mendapat yang terbaik.

WARTA KOTA, DEPOK -- Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok Farabi A Rafiq mengaku cukup kaget saat mengetahui Ketum Partai Golkar Setya Novanto yang juga Ketua DPR RI, kembali ditetapkan tersangka oleh KPK yang kedua kalinya.

Mesko begitu Farabi mengaku akan menghormati proses hukum dan mendoakan Setya Novanto tetap mendapat yang terbaik.

"Kami menghormati proses hukum. Pertama bang Setnov sudah pernah dijadikan tersangka dan sudah pernah menang praperadilan. Saya juga agak kaget kenapa dia jadi tersangka lagi dalam waktu singkat. Tapi kita lihat saja dan kita hargai proses hukum," kata Farabi usai acara syukuran HUT ke 53 Partai Golkar di kantor DPD Partai Golkar Kota Depok, di kawasan GDC, Sabtu (11/11/2017) malam.

Menurur Farabi dalam kasus yang menjerat bosnya itu, ia meminta semuanya berdasarkan pada asas praduga tak bersalah sebelum adanya putusan pengadilan.

"Janhan lupa kita menganut asas praduga tak bersalah. Jadi langkah hukum apa yang akan ditempuh bang SN kita hargai dan kita doakan," kata Farabi.

Ia memastikan dijadikan tersangkanya Setya Novanto oleh KPK yang kedua kalinya tidak berpengaruh atas dukungan warga Depok ke Partai Golkar.

"Gak pengaruh. Makanya saya dan jajaran Golkar depok tekankan agar kerja ke bawah, bukan ke atas. Masyarakat sekarang lihat orang. Di RTnya Farabi ngapain, di RW ngapain, di kelurahan dan kecamatan juga ngapain. Itu yang masyarakat lihat dan pilih," kata Farabi.

Menurutnya apa yang terjadi di pusat atau pada Setya Novanto akan dianggap oleh masyarakat Depok tidak berdampak pada dukungan mereka ke Golkar Depok.

"Karena kalau mikirin yang pusat gak ada dampak apa-apa ke mereka. Itu yang saya tekankan kepada teman-teman di Depok," katanya.

Ia menjelaskan tidak ada kader Golkar di Depok yang kinerjanya menjadi lemah karena melihat apa yang terjadi pada Setya Novanto.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help