WartaKota/
Home »

Depok

Satpol PP Depok Ancam Bongkar Lapak Para PKL dan Bangli di Jalan Raya Bogor

Satuan Polisi Pamong Praja Depok mengultimatum para PKL dan pemilik bangunan liar di Jalan Raya Bogor dengan melayangkan SP III, Senin (13/11)

Satpol PP Depok Ancam Bongkar Lapak Para PKL dan Bangli di Jalan Raya Bogor
warta kota/Budi Sam Law Malau
Melayangkan SP III -- Para petugas Satua Polisi Pamong Praja Kota Depok tengah melayangkan surat peringatan ketigas (SP III) kepada pemilik lapak PKL dan bangunan liar di Jalan Raya Bogor, Depok, Senin 13/10/2017. Ini SP terakhir sebelum Satpol PP mengirimkan SPB (Surat Perintah Bongkar). 

WARTA KOTA, DEPOK -- Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok kembali mengultimatum para pedagang kaki lima (PKL) dan pemilik bangunan liar di Jalan Raya Bogor kawasan Kelurahan Jatijajar dan Cilangkap, Kecamatan Tapos, Depok, dengan melayangkan surat peringatan (SP) ketiga (III), Senin (13/11/2017).

Sebelumnya pada Selasa (3/10/2017) Satpol PP Depok sudah melayangkan SP II. Namun menurut Kepala Satpol PP Depok, Dudi Miraz, sejak SP II disampaikan belum ada PKL dan pemilik bangunan liar (bangli) yang membongkar sendiri bangunannya.

:Karena itu kami layangkan SP III hari ini," kata Dudi Miraz, kepada Warta Kota, Senin (13/11/2017).

Dia menyatakan, jika dalam waktu lima hari ke depan para PKL dan pemilik bangli tidak juga pindah atau membongkar sendiri bangunannya, pihaknya akan melayangkan surat perintah bongkar (SPB) sebelum membongkar paksa lapak dan bangunan mereka.

Dia menjelaskan, pemilik lapak PKL dan bangli yang diberi peringatan menjadikan lapak dan bangunan tersebut sebagai tempat usaha sementara lokasinya berada di bantaran Kali Baru yang memakan area pedestrian.

Dalam pandangan Satpol PP Depok keberadaan lapak dan bangunan mereka melanggar Perda Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum.

"Kami harap para pemilik lapak dan bangli segera melakukan pembongkaran secara sekarela, sebelum Surat Perintah Bongkar kami layangkan," kata dia.

Jika tidak, tegasnya, pihaknya bersama Tim Penertiban Terpadu Kota Depok akan melakukan pembongkaran paksa lapak dan bangli.

"Jika tetap juga tak membongkar bangunannya kami bongkar paksa," kata Dudi.

Nantinya, masih kata Dudi, lahan tempat bangli dibangun akan dijadikan ruang terbuka hijau sebagai salah satu solusi pencegah banjir.

Menurutnya lapak dan bangli di Jalan Raya Bogor, yang terletak di Kelurahan Jatijajar dan Cilangkap Depok ini sudah beberapa kali ditertibkan. Namun mereka selalu mendirikannya kembali dalam beberapa bulan belakangan.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help