WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Pria Ini Babak Belur Dihajar Massa karena Dipergoki Tengah Dorong Motor Curian

Peristiwa tersebut dapat digagalkan ketika Dedi (28), yang menjadi korban, mendengar suara alarm motornya berbunyi terus menerus.

Pria Ini Babak Belur Dihajar Massa karena Dipergoki Tengah Dorong Motor Curian
Warta Kota/Joko Supriyanto
Dari penangkapan tersebut polisi menyita sejumlah barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol B-4499-TNC, anak kunci leter L, gagang kunci leter L, alat pembuka blok magnet, anak kunci duplikat yang digunakan pelaku saat menjalakan aksinya. 

WARTA KOTA, PULOGADUNG -- Seorang pria yang diketahui bernama Sumarto (54) babak belur dihajar massa ketika dipergoki tengah mencuri sepeda motor yang terparkir di sebuah rumah.

Aksi tersebut dilakukan di Jalan Kayu Mas Timur Raya RT 07/03 Pulogadung Jakarta Timur, sekitar pukul 12.00, Senin (13/11/2017).

Kapolsek Pulogadung, Kompol Sukadi mengatakan bahwa peristiwa tersebut dapat digagalkan ketika Dedi (28), yang menjadi korban, mendengar suara alarm motornya berbunyi terus menerus.

Selanjutnya ia, dan beberapa saksi mencari sumber suara tersebut.

"Korban melakuan pengecekan, dan ternyata setelah di cek diketahui motor korban sedang didorong oleh pelaku, kemudian korban dan saksi berteriak maling," kata Sukadi saat dikonfirmasi, Senin (13/11/2017).

Teriakan pelaku tersebut mengundang perhatian warga sekitar, alhasil warga yang melihat langsung mengejar pelaku. Bahkan pelaku sempat dihakimi oleh warga sebelum akhirnya diamankan ke Polsek Pulogadung.

Saat ini pelaku tengah menjalani pengobatan di Rs polri Kramat Jati dan selanjutnya akan dimintai keterangan.

Dari penangkapan tersebut polisi menyita sejumlah barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol B-4499-TNC, anak kunci leter L, gagang kunci leter L, alat pembuka blok magnet, anak kunci duplikat yang digunakan pelaku saat menjalakan aksinya.
Dari penangkapan tersebut polisi menyita sejumlah barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol B-4499-TNC, anak kunci leter L, gagang kunci leter L, alat pembuka blok magnet, anak kunci duplikat yang digunakan pelaku saat menjalakan aksinya. (Warta Kota/Joko Supriyanto)

Menurut Sukadi, pelaku melakukan aksinya hanya seorang diri, bahkan dari rekam jejak pelaku, diketahui bahwa pelaku sempat mendekam dibalik jeruji besi hingga akhirnya bebas.

"Iya dia spesialis ranmor, dia juga pernah masuk penjara dengan kasus yang sama, untuk sementara hanya satu orang saja," katanya.

Dari penangkapan tersebut polisi menyita sejumlah barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat, warna hitam Nopol B-4499-TNC, anak kunci leter L, gagang kunci leter L, alat pembuka blok magnet, anak kunci duplikat yang digunakan pelaku saat menjalakan aksinya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 4e dan 5e KUHP tentang tidak pidana pencurian, di ancam dengan hukuman tujuh tahun penjara. (Joko Supriyanto)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help