WartaKota/
Home »

Bogor

Polresta Bogor Kota Tuding Tak Ada Koordinasi, Galian Pipa Gas di KS Tubun Picu Kemacetan

Pengerjaan galian lubang itu pun tidak ada koordinasi dengan pihak kepolisian untuk dampak kemacetan.

Polresta Bogor Kota Tuding Tak Ada Koordinasi, Galian Pipa Gas di KS Tubun Picu Kemacetan
Tribun Bogor
Galian di Jalan KS Tubun Bogor 

WARTA KOTA, BOGOR - Galian lubang dari Simpang Jalan Sholeh Iskandar hingga Simpang Jambu Dua, mengakibatkan menyempitnya ruas jalan di Jalan KS Tubun.

Ruas jalan yang harusnya dua jalur itu pun menyempit menjadi satu jalur.

Akibatnya ruas jalan di lokasi itu pun sering kali terjadi kemacetan.

Pengerjaan galian lubang itu pun tidak ada koordinasi dengan pihak kepolisian untuk dampak kemacetan.

Namun meski demikian untuk mengantisipasi kemacetan Satlantas Kota Bogor pun terus menjaga lokasi tersebut saat jam padat.

"Belum ada koordinasi, karena pihak kepololisian juga belum bertemu dengan pihak vendornya, tapi untuk pekerjanya sudah kita arahkan kalau bisa pekerjaan dilakukan malam hari," ujar Kasat Lantas Polresta Bogor Kota Kompol Bramastyo Priadji saat di konfirmasi TribunnewsBogor.com, Senin (13/11/2017).

Bram memambahkan bahwa untuk kepentingan umum pihaknya terus melakukan pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

"Sifatnya diskresi kepolisian untuk kepentingan umum jadi tetap ada pengaturan lalu lintas, dan ini sudah kami kordinasikan juga dengan Dinas Perhubungan Kota Bogor," katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan pada Dinas PUPR Kota Bogor, Herman Rusli mengatakan bahwa pengerjaan galian tersebut merupakan penggalian untuk pemasangan pipa gas PGN.

"Iya itu pemasangan pipa PGN," katanya.

Sementara itu pihaknya juga belum mengetahui sampai kapan galian tersebut akan terus berlangsung.

Herman mengatakan, terkait adanya jalan yang terkena dampak galian Dinas PUPR Kota Bogor sudah meminta pihak vendor untuk segera memperbaiki.

Namun hingga saat ini pihak PGN masih belum bisa dikonfirmasi kapan pengejaan galian tersebut selesai dikerjakan.

"Kalau mau ketemu pimpinan ataupun humas di sini harus ada surat tugas harus bawa surat pengajuan untuk ketemu terus nanti baru diproses, begitu prosedur di perusahaan kita,sekalipun mau nanya soal galian tetap prosedurnya harus ada surat tugas sama surat pengajuan dari perusahaan media untuk diajukan ke PGN area Bogor ini, nanti baru ada waktu buat ketemu," ujar Surachman Petugas Keamanan PGN Area Bogor di Jalan MA Salmun. (Lingga Arvian Nugroho)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help