WartaKota/

Masyarakat Indonesia Semakin Sadar Mode dan Siap Terjun ke Industri Fashion

Tren fashion yang berkembang di Indonesia sekarang telah menjadi pilihan karier bagi generasi muda di Indonesia.

Masyarakat Indonesia Semakin Sadar Mode dan Siap Terjun ke Industri Fashion
Warta Kota/Yosia Margaretta
Acara talk show bertempat di Bradley’s Kitchen bilangan Kebayoran Baru, bertemakan “The Unglamorous Life of the Glams” dan menghadirkan para pelaku industri fashion seperti fashion designer, fashion blogger dan social media influencer serta creative director, Senin (13/11). 

Laporan Wartawan Wartakotalive, Yosia Margaretta

WARTA KOTA, PALMERAH -- Perkembangan industri fashion semakin menunjukkan geliat positif di Indonesia.

Berdasarkan data dari survei dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Badan Pusat Statistik (BPS) merilis bahwa sektor Ekonomi Kreatif menyumbang 7,38 persen terhadap total perekonomian nasional tahun 2016 dan sektor fashion berkontribusi sebanyak 18,15 persen atau nomor dua setelah kuliner.

Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah sangat menyadari untuk berpenampilan menarik dan stylist mengikuti perkembangan tren fashion yang sedang berkembang.

Tidak salah jika saat ini sudah banyak desainer asal Indonesia yang berkarier hingga taraf internasional serta membuka rumah mode mereka sendiri sebagai bentuk ekspresi karakter dari produk mode yang mereka kembangkan.

Tren fashion yang berkembang di Indonesia sekarang telah menjadi pilihan karier bagi generasi muda di Indonesia.

Namun, sayangnya tidak dibarengi dengan pendidikan fashion ataupun gelaran acara-acara fashion yang beragam.

“Penting bagi para calon penggiat industri fashion di Indonesia untuk terekspose dengan banyak produk-produk fashion yang beragam dan gelaran fashion show yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas serta membangun karakter desain mode mereka. Acara-acara yang ada sekarang masih terbatas sehingga membuat penggiat sektor ini membutuhkan lebih banyak even yang dapat memberikan pengetahuan fashion terbaru sebagai inspirasi untuk berkarya,” ungkap Direktur Utama Birlan Educational Journey, Ahmad Ghazi.

Berkaca pada kota yang telah menjadi rujukan mode dunia seperti Milan dan Paris, para penggiat industri kreatif ini dapat dengan mudah mendapatkan eksposur terhadap tren-tren fashion yang sedang dan akan berkembang.

Padahal Indonesia, khususnya Jakarta, sedang menikmati peningkatan tren dan antusiasme yang tinggi dalam industri kreatif ini, eksposur akan program atau acara fashion yang bersandar internasional akan dapat melahirkan desainer-desainer yang unggul.

“Melihat antusias generasi muda akan profesi di bidang fashion yang ternyata sudah tidak hanya didominasi oleh para lulusan sekolah mode, gelaran fashion yang sekarang sudah ada tidak cukup untuk membangun “taste” serta standar mode yang terus berkembang di Indonesia. Sehingga, bentuk kelas berbagi, mengunjungi rumah mode ataupun kesempatan untuk melihat runaway internasional akan membantu para penggiat fashion di Indonesia untuk menemukan karakternya,” ujar seorang creative director yang sudah berkicimpung di industri fashion selama lebih dari tujuh tahun, Alex Lalisang. 

Dalam acara talk show bertempat di Bradley’s Kitchen bilangan Kebayoran Baru, bertemakan “The Unglamorous Life of the Glams” dan menghadirkan para pelaku industri fashion seperti fashion designer, fashion blogger dan social media influencer serta creative director, program ini menekankan pentingnya karakteristik yang spesifik untuk mendapatkan banyak perhatian dari masyarakat dimana salah satunya dengan selalu mencari referensi serta membuka diri terhadap tren-tren baru.

Melalui sesi yang interaktif para pembicara juga membeberkan tips dan trick serta perjuangan mereka dalam bertahan serta terus berkarya di dunia fashion dan mode.

Sebagaimana telah menjadi rahasia umum bahwa industri kreatif bidang fashion merupakan salah satu sektor yang paling dinamis, sehingga diharapkan dengan terselenggaranya acara ini para penggiat dunia fashion di Indonesia dapat mengetahui permasalahan serta usaha apa saya yang diperlukan untuk mencapai kesuksesan dalam industri ini. (*)

Penulis: Yosia Margaretha
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help