WartaKota/
Home »

News

Dua Hari Digempur Hujan Badai, Rumah Sugiyanto Kebanjiran Lagi

Sugiyanto mengatakan, kawasan rumahnya sebelumnya memang jadi langganan banjir setidaknya 3 tahun terakhir.

Dua Hari Digempur Hujan Badai, Rumah Sugiyanto Kebanjiran Lagi
Warta Kota/Banu Adikara
Hujan lebat yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya dua hari terakhir ini. 

Laporan Wartawan wartakotalive.com Banu Adikara

WARTA KOTA, PESANGGRAHAN - Hujan lebat yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya dua hari terakhir ini membuat beberapa kawasan perumahan yang bebas banjir di daerah Pesanggrahan, Jakarta Selatan kembali tergenang pada Senin (13/11).

"Ini baru kebanjiran lagi sejak empat tahun terakhir. Air Kali Pesanggrahan sudah naik dari semalam. Tingginya sudah semata kaki sampai selutut," ujar Sugiyanto, warga Jalan Padang RT 06/ 02 Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Sugiyanto mengatakan, kawasan rumahnya sebelumnya memang jadi langganan banjir setidaknya 3 tahun terakhir.

Namun, sejak Kali Pesanggrahan dinormalisasi tahun 2013 kemarin, Sugiyanto dan tetangganya bisa dikatakan benar-benar bebas dari banjir.

"Ya memang banjirnya tidak separah dulu saat kali belum dinormalisasi. Dulu itu kalau banjir, atap rumah saya sampai kerendem," ujarnya.

Hal yang sama juga terjadi di kompleks IKPN Bintaro. Terbebas dari banjir selama hampir lima tahun, genangan kinu mulai menghantui warga.

Walau tidak merendam rumah warga hingga satu sampai dua meter seperti beberapa tahun sebelumnya, potensi tersebut mulai terlihat.

Hujan deras dua hari beruntun menyebabkan genangan setinggi sekitar 30 sentimeter mulai muncul di sana.

Mengomentari hal itu, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, Holi Susanto mengatakan bahwa dua titik tersebut bisa kembali digenangi lantaran hujan besar dan banjir kiriman dari Tangerang.

"Debit air Kali Pesanggrahan memang sedang tinggi. Bukan hanya Jakarta, tapi Tangerang juga sedang hujan lebat berbarengan. Jadinya air semua tumpah di daerah hilir," katanya.

Untuk diketahui, Kali Pesanggrahan memang kerap jadi momok yang dianggap "bertanggung jawab" atas banjir yang terjadi di beberapa kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat tiap kali musim hujan tiba.

Kali sepanjang 24, 4 kilometer itu mengalir mulai dari hulu di daerah Tangerang menuju Bintaro, Lebak Bulus, dan Pondok Pinang.

Di masa pemerintahan Joko Widodo sebagai gubernur DKI Jakarta di tahun 2013, proses normalisasi Kali Pesanggrahan sudah dimulai.

Normalisasi juga melibatkan kerjasama dengan pemerintah kota dan kabupaten Tangerang. (kar)

Penulis: Banu Adikara
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help