WartaKota/
Home »

Depok

Hujan dan Cuaca Gelap, Pencarian Bocah Hanyut di Ciliwung Depok Dihentikan Sementara

Tim SAR Gabungan Depok menghentikan sementara pencarian bocah tujuh tahun yang hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung di Depok.

Hujan dan Cuaca Gelap, Pencarian Bocah Hanyut di Ciliwung Depok Dihentikan Sementara
warta kota/Budi Sam Law Malau
Salah satu anggota Tim SAR Gabungan Depok sedang melakukan pencarian atas bocah berusia tujuh tahun, Zaenal Mutaqin, yang hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung di ruas kawasan Cipayung, Depok, Sabtu (11/11/2017) sore. Pencarian yang dilakukan hingga hari Minggu sempat dihentikan sementara pada Minggu malam karena cuaca gelap diiringi guyuran hujan dan baru akan dilanjutkan pada Senin pagi. 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Tim SAR gabungan bersama Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok yang melakukan pencarian bocah berusia tujuh tahun, Zaenal Mutaqin, yang hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung, dari kawasan Cipayung, Depok, pada Sabtu (11/11/2017) sore, dihentikan sementara pada Minggu (12/11/2017) malam.

Kondisi yang gelap serta guyuran hujan menyebabkan pencarian baru dapat dilanjutkan pada Senin (13/11/2017) pagi.

Pencarian kali kedua yang dimulai pada Minggu pagi hingga malam hari belum juga membuahkan hasil,
meskipun petugas telah menurunkan tiga perahu karet dan perahu rafting untuk menyisiri Ciliwung.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok Yayan Arianto menuturkan bahwa jumlah personel pada Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian dan pemantuan 26 orang. Jumlah itu sudah termasuk petugas pada Dinas Damkar dan Penyelematan Depok.

Zaenal Mutaqin (7)  warga Jalan Batu Alam, RT 8/3, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, yang dilaporkan hanyut di terbawa arus Sungai Ciliwung, dari kawasan Cipayung, Depok, pada Sabtu (11/11/2017) sore, dan belum ditemukan hingga Minggu (12/11/2017) malam.
Zaenal Mutaqin (7) warga Jalan Batu Alam, RT 8/3, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, yang dilaporkan hanyut di terbawa arus Sungai Ciliwung, dari kawasan Cipayung, Depok, pada Sabtu (11/11/2017) sore, dan belum ditemukan hingga Minggu (12/11/2017) malam. (warta kota/Budi Sam Law Malau)

Beberapa personel dilaporkan telah menggunakan perahu karet secara bergantian untuk menyisir Sungai Ciliwung sejak di lokasi hanyutnya korban di Kampung Utan, Cipayung hingga kawasan Jagakarsa.

"Sampai malam ini masih nihil dan belum ditemukan. Batas akhir penyisiran tadi hingga ke wilayah Jagakarsa dan dihentikan sementara. Pencarian akan dilanjutkan esok hari," kata Yayan kepada Warta Kota, Minggu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Zaenal Mutaqin, bocah berusia tujuh tahun hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung dari kawasan Cipayung, Depok, Sabtu (11/11/2017) sore. Menurut Yayan, Zaenal Mutaqin adalah warga Jalan Batu Alam, RT 8/3, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Tim SAR gabungan bersama serta Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok langsung melakukan pencarian dengan menyisiri Ciliwung sejak Sabtu malam hingga Minggu (12/11/2017) dinihari.

Pencarian kembali dilanjutkan mulai Minggu pagi dengan mengerahkan sejumlah perahu karet.

Beberapa anggota Tim SAR Gabungan Depok bersama petugas pada Dinas Pemadan Kebakaran Depok sedang melakukan pencarian atas Zaenal Mutaqin (7 tahun), yang  hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung di ruas kawasan Cipayung, Depok, Sabtu (11/11/2017) sore. Pencarian yang dilakukan hingga hari Minggu sempat dihentikan sementara pada Minggu malam karena cuaca gelap diiringi guyuran hujan dan baru akan dilanjutkan pada Senin pagi.
Beberapa anggota Tim SAR Gabungan Depok bersama petugas pada Dinas Pemadan Kebakaran Depok sedang melakukan pencarian atas Zaenal Mutaqin (7 tahun), yang hanyut terbawa arus Sungai Ciliwung di ruas kawasan Cipayung, Depok, Sabtu (11/11/2017) sore. Pencarian yang dilakukan hingga hari Minggu sempat dihentikan sementara pada Minggu malam karena cuaca gelap diiringi guyuran hujan dan baru akan dilanjutkan pada Senin pagi. (warta kota/Budi Sam Law Malau)

Masih menurut Yayan, informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi ketika Zaenal yang baru saja bermain bola bersama rekan-rekanya mencuci kaki di pinggir saluran air atau selokan di RT 8/3, Pondok Jaya, Cipayung, tak jauh dari rumahnya, Sabtu sore.

"Ia terpeleset masuk ke dalam selokan dan hanyut terbawa arus hingga ke Sungai Ciliwung," katanya.

Rekan korban bersama warga sempat mencari bocah tersebut namun tak behasil hingga kemudian mereka melaporkan peristiwa tersebut ke pihak Damkar.

"Kami langsung melakukan pencarian bersama Tagana, Sekber Ciliwung, PMI, dan komunitas SAR," katanya.

Namun hingga lewat tengah malam korban belum juga ditemukan sehingga pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan pada Minggu pagi hingga malam.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: YB Willy Pramudya
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help