Agar Tidak Salah Kaprah, Anak Panti Dinsos Ikuti Seminar Seksualitas Remaja

Pendidikan seks usia dini disampaikan kepada setiap anak, tidak terkecuali anak-anak Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama

Agar Tidak Salah Kaprah, Anak Panti Dinsos Ikuti Seminar Seksualitas Remaja
Workshop seksualitas bagi anak-anak penghuni panti sosial. 

WARTA KOTA, PALMERAH-Perkembangan teknologi dan pesatnya arus informasi tidak hanya positif dirasakan, pengaruhnya pun berdampak buruk, khususnya penyebaran konten pornografi saat ini.

Terkait hal tersebut, pendidikan seks usia dini harus disampaikan kepada setiap anak, tidak terkecuali anak-anak Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama

Perhatian tersebut disampaikan Kepala Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 3, Ucu Rahayu dibuktikannya lewat seminar mengenai Seksualitas Remaja di era digital yang digelar di Duren Sawit, Jakarta Timur pada Minggu (12/11/2017) pagi.

Ratusan anak binaan yang berasal dari anak binaan panti beserta pendamping dari Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1, 2, 3, dan 4 itu membahas dan mengarahkan anak-anak tentang pendidikan seks usia dini, khususnya batasan dan penolakan apabila menemui situasi mengarah kepada seks bebas.

"Yang kami ikut sertakan tidak hanya anak-anak panti, tapi juga pendampingnya. Pendamping juga menurut kami perlu tahu bagaimana menanggapi pertanyaan seputar seks kepada anak," ujar Ucu saat ditemui pada Minggu (12/11).

Dijelaskan, kerentanan anak menemui konten pornografi sangat besar, terlebih di era keterbukaan informasi saat ini.

Pencegahan katanya tidak hanya lewat pembatasan akses lewat fitur pendampingan orangtua tetapi juga pemahaman anak agar tidak mengarah kepada hal negatif.

"Materi kami bagi dua bagian, bagian pertama untuk anak-anak dan bagian kedua untuk pengasuh dan pendamping. Pembicara Bona Simanungkalit dr DHSM, M.Kes, FIAS, Sekjen Asosiasi Seksulitas Indonesia," kata Ucu.

Total peserta yang mengikuti seminar ini sebanyak 150 anak dan 50 pendamping dari Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 1, 2, 3, dan 4 milik Dinas Sosial DKI Jakarta.

Ucu berharap, semoga seminar ini dapat menuntun anak-anak memiliki pemahaman seks yang benar dan terhindar dari seks bebas.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved